Perekrutan PMI Diduga Non Prosedural Marak di Purwakarta, Aktivis Berencana Koordinasi BP3MI Jabar
Purwakarta // Bramastanews_Praktik perekrutan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) tujuan Timur Tengah terpantau masih marak terjadi di Kabupaten Purwakarta.
Dari informasi yang diperoleh, sponsor calon PMI yang kerap terlibat proses pemberangkatan secara non prosedural jumlahnya bahkan terus bertambah.
Menurut keterangan salah satu pemroses keberangkatan CPMI, jumlah sponsor di Kabupaten Purwakarta jumlahnya memang kian meningkat.
Keuntungan finansial yang menggiurkan diduga menjadi faktor utama terus bertambahnya pemain di sektor Pekerja Migran tersebut.
Kondisi perekonomian yang tak menentu saat ini juga menjadi faktor pemicu tingginya minat kaum wanita untuk berangkat ke luar negeri.
Meski tak sedikit PMI alami persoalan, namun hal tersebut tak membuat minat untuk berangkat ke luar negeri menurun.
Tak aneh, hingga saat ini upaya perekrutan hingga pemberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia ke Timur Tengah masih marak terjadi.
Beberapa nama sponsor di Purwakarta yang namanya tak asing dalam perekrutan calon PMI atau TKW, terpantau masih beroperasi.
Lantas, bagaimana para sindikat diduga terkait tindak perdagangan orang ini masih leluasa jalankan operasi perekrutan hingga pemberangkatan calon Pekerja Migran secara non prosedural.
Sikapi hal tersebut, salah satu organisasi kemasyarakatan yang cukup dikenal di Purwakarta berencana gandeng BP3MI Jabar untuk meminimalisir aksi upaya penyelundupan tenaga kerja tujuan luar negeri yang dilakukan secara Non Prosedural.
(Red/Tim)












