Sambut Pendaftaran Pilkades Karang Bahagia 2026, Ketua Panitia: Boleh Beda Pilihan, Kita Tetap Saudara

oleh -71 Dilihat

KABUPATEN BEKASI|| Hari pertama pembukaan pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Bacalkades) Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, untuk periode 2026–2034 masih tampak lengang pada Selasa (28/7/2026). Hingga penutupan jam kerja di hari perdana, belum ada satupun kandidat yang mendaftarkan diri ke kantor sekretariat panitia.

 

Ketua Panitia Pilkades Karang Bahagia, Johandi, membenarkan situasi tersebut. Kendati belum ada pendaftar yang merapat di hari pertama, ia menegaskan bahwa panitia selalu siap melayani siapapun masyarakat yang ingin berkontribusi membangun desa.

BACA JUGA  Bantu Bidang Pendidikan di Bekasi, FajarPaper Distribusikan Puluhan Ribu Paket Alat Tulis Ke Sekolah Dasar

 

“Hari pertama ini memang belum ada yang melakukan pendaftaran registrasi ke kantor sekretariat. Namun, panitia selalu siap menerima siapapun yang ingin mencalonkan diri, karena pendaftaran ini dibuka secara umum,” ujar Johandi saat dikonfirmasi.

 

Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, kontestasi Pilkades Karang Bahagia periode 2026–2034 ini diprediksi akan diikuti oleh empat orang kandidat.

 

Johandi mengungkapkan bahwa pihak panitia sebenarnya telah mengantongi perkiraan jadwal kedatangan dari keempat kandidat tersebut. Namun,kepastian jumlah kontestan resmi baru bisa dipastikan hingga penutupan masa pendaftaran pada 6 Agustus mendatang.

BACA JUGA  BNK Bekasi Genjot Program P4GN

 

“Kami sudah mendapatkan jadwal untuk ke-4 bacalkades ini. Tapi pastinya, kita lihat nanti sampai tanggal 6 Agustus, ada berapa calon yang benar-benar mendaftarkan diri secara resmi ke sekretariat,” jelasnya.

 

Menjelang dinamika politik tingkat desa yang berpotensi memanas, Johandi mengimbau seluruh masyarakat, tokoh warga, hingga para pendukung kandidat untuk tetap menjaga ketertiban umum dan menempatkan tali silaturahmi di atas kepentingan politik sementara.

 

“Kami berharap agar semua pihak selalu menjaga kondusifitas dan mengutamakan tali persaudaraan. Karena di Desa Karang Bahagia ini, pada dasarnya kita semua adalah saudara,” tutup Johandi.

BACA JUGA  Jabar Deklarasikan Gerakan Tolak Judol dan Pinjol Ilegal

 

 

Reporter : (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *