Sakit-sakitan..!! TKW Asal Darangdan Purwakarta Minta Pulang Diduga Korban Proses Non Prosedural Sebut PT Bahana

oleh -27 Dilihat
oleh

Sakit-sakitan..!! TKW Asal Darangdan Purwakarta Minta Pulang Diduga Korban Proses Non Prosedural Sebut PT Bahana

Purwakarta // Bramastanews_Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Sawit, Kecamatan Darangdan Purwakarta bernama Siti Nurhayati yang saat ini mengaku berada di negara Saudi Arabia meminta bantuan untuk dipulangkan ke tanah air.

BACA JUGA  Sakit dan Minta Dipulangkan, PMI Asal Karawang Diduga Korban TPPO, sebut Diberangkatkan PT BAHANA

Siti mengaku kondisinya saat ini sakit-sakitan hingga ia merasa tak sanggup lagi untuk melakukan aktivitas pekerjaannya.

Kepada awak media, Siti Nurhayati menyebut diproses PT Bahana sekitar satu tahun yang lalu.

Sebelumnya Siti direkrut Deden alias Asden yang masih berdomisili di Desa Sawit.

Menurut Siti, untuk proses kepulangannya tersebut, sponsor yang memberangkatkannya sebut ia harus menyiapkan uang sebesar Rp 15 juta.

BACA JUGA  Perekrutan PMI Diduga Non Prosedural Marak di Purwakarta, Aktivis Berencana Koordinasi BP3MI Jabar

Sementara, menurut penyampaian Lurah setempat, Siti harus siapkan biaya sebesar Rp 9 juta rupiah untuk kepulangannya.

Saat dikonfirmasi melalui nomor WhatsAppnya, Deden akui bila Siti Nurhayati direkrut olehnya setahun yang lalu.

Kepada awak media, Deden sampaikan ia sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa Sawit, Ade Ismail untuk proses pemulangan Siti Nurhayati.

Sayangnya, lagi-lagi ia menyebut Siti harus menyiapkan biaya pemulangan dirinya sejumlah jutaan rupiah.

BACA JUGA  Dugaan Manipulasi Usia di Dokumen Paspor PMI Ilegal Seret Nama Imigrasi Jakarta Timur

Lebih lanjut Deden sebut pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Bahana untuk proses selanjutnya.

Siti Nurhayati diduga korban proses pemberangkatan non prosedural berkedok perekrutan tenaga kerja tujuan luar negeri.

Akankah kasus ini berlanjut ke ranah pelaporan dan melibatkan pihak pemerintah diantaranya Dinas Tenaga Kerja, BP3MI atau bahkan KP2MI dalam proses pemulangannya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *