CIANJUR – Bertahun-tahun warga Desa Mekarmukti harus berjibaku melintasi jalan yang rusak, berlumpur saat hujan, dan berdebu ketika kemarau. Aktivitas mengangkut hasil panen, mengantar anak ke sekolah, hingga membawa warga yang sakit kerap menjadi perjuangan yang menguras tenaga dan waktu. Kini, harapan itu perlahan berubah menjadi kenyataan.
Memasuki hari ke-14 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0608/Cianjur, Rabu (29/7/2026), pembangunan infrastruktur terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Betonisasi jalan sepanjang 872 meter dengan lebar 4 meter telah mencapai 84,63 persen, sementara pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di dua titik rawan longsor berhasil diselesaikan 100 persen. Pekerjaan jalan hotmix sepanjang 90 meter juga tetap melaju dengan progres 91,1 persen.
Di bawah terik matahari, suara mesin molen dan ekskavator berpadu dengan semangat gotong royong. Sebanyak 142 personel gabungan TNI dari tiga matra, didukung 8 personel perangkat daerah serta 50 warga sukarelawan, bekerja tanpa mengenal lelah. Setiap adukan beton yang diratakan bukan sekadar membangun jalan, tetapi menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat yang selama ini mendambakan akses yang layak.
Rampungnya pembangunan TPT menjadi kabar yang melegakan. Struktur penahan tanah tersebut akan melindungi badan jalan dari ancaman longsor dan gerusan air saat musim hujan, sehingga hasil pembangunan dapat bertahan dan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Komandan Satgas TMMD menegaskan, setiap meter jalan yang dibangun memiliki arti besar bagi kehidupan warga.
“Tuntasnya Tembok Penahan Tanah adalah langkah penting untuk menjamin keamanan infrastruktur yang sedang kita bangun. Jalan ini bukan hanya menghubungkan satu tempat ke tempat lain, tetapi juga membuka akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan masa depan masyarakat Desa Mekarmukti. Kami akan terus bekerja maksimal hingga seluruh sasaran TMMD selesai dengan hasil terbaik,” ujarnya.
Dengan progres yang terus meningkat dari hari ke hari, wajah Desa Mekarmukti perlahan berubah. Jalan yang dulu menjadi hambatan kini mulai menjelma menjadi jalur harapan, membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan komitmen Satgas TMMD menjaga kualitas setiap pekerjaan demi manfaat yang dapat dirasakan hingga bertahun-tahun mendatang.***(Cr)











