Resmikan Ekosistem Angkot Listrik dan The Bandung Initiative, Pemkot Bandung Matangkan Konektivitas Kota Pintar

oleh -78 Dilihat

Bandung, – Bramastanews.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi meluncurkan The Bandung Initiative “Peluncuran Kota Pintar Berbasis AI-Blockchain & Pengakuan Kesiapan Bandung sebagai Pusat Keuangan Khusus Asia-Afrika” melalui BDG-IDAGSV dan PDII Dubmission.

Peluncuran tersebut berlangsung di Pendopo Kota Bandung, Rabu (19/9/2026) dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Muhammad Safrul, Sean Justin, serta jajaran kepala dinas dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan salah satu langkah strategis untuk memajukan kreativitas dan inovasi kota, salah satunya dengan menampilkan startup-startup yang muncul di Kota Bandung.

“Ini adalah salah satu upaya untuk memajukan kreasi, salah satunya dengan menampilkan startup-startup yang muncul di Bandung,” ujarnya.

Selain peluncuran kota pintar, Pemkot Bandung juga menata dan melaksanakan ekosistem angkutan listrik sebagai penunjang Bus Rapid Transit (BRT) Bandung. Program tersebut melibatkan 6 perusahaan yang berkolaborasi mulai dari penyediaan mobil, baterai, perawatan, pengamanan mobil dan baterai, hingga penyediaan SPKLU dan spare part.

BACA JUGA  Pergantian Pj Kades Sukadanau Sarat Kepentingan, Tuai Protes Warga

Farhan menjelaskan, salah satu implementasinya adalah armada Kopamas  yang nantinya menjadi salah satu angkot yang diperbolehkan masuk ke Bandara Husein Sastranegara. Hal ini menjadi bagian tak terlepaskan dari pembangunan konektivitas Kota Bandung.

“Kita ingin betul-betul mencoba bahwa ekosistem angkot listrik ini menjadi bagian yang tidak terlepaskan dari pembangunan konektivitas Kota Bandung yang sudah sangat segera akan komplit. Sudah ada kereta api cepat, kereta api antar kota seluruh Pulau Jawa, jalan tol yang tersambung dengan semua jalan tol Pulau Jawa, kemudian sudah ada penerbangannya, sekarang sedang dibangun BRT Bandung beserta dengan angkot listrik yang merupakan feeder dari BRT,” jelas Farhan.

BACA JUGA  Banjir di Kabupaten Bekasi Tersisa di 5 Kecamatan dan 9 Desa

Pemkot Bandung juga akan memastikan penertiban dan kedisiplinan para sopir angkot. Selain menyediakan kendaraan, Pemkot bersama stakeholder juga akan menyediakan titik-titik SPKLU atau pengecasan yang sesuai agar tidak menimbulkan kemacetan baru.

Sementara itu, perwakilan penyedia kendaraan listrik Sean Justin – CEO PT. Sinergi Satu Daya (Famindo Group)  menjelaskan bahwa pihaknya berperan sebagai penyedia kendaraan dengan kapasitas yang disesuaikan dengan permintaan pengguna. Terkait regulasi dan penertiban di lapangan akan diserahkan kepada operator dan regulasi pemerintah setempat.

Untuk sistem pembayaran, angkot listrik ini akan mendorong penggunaan QRIS untuk memudahkan transaksi. Penumpang yang belum memiliki QRIS masih bisa membayar secara cash melalui bantuan handphone milik sopir.

“Semua perubahan ada prosesnya. Ini menjadi salah satu pintu masuk kita mengedukasi masyarakat, bahwa pakai QRIS itu jauh lebih gampang daripada bawa cash dan menunggu kembalian,” kata Sean.

BACA JUGA  Kampung Toga Bakal Jadi Kawasan Wisata Terintegrasi

Sean menambahkan, saat ini pihaknya bersama stakeholder di Bandung, termasuk  pomax dan Pemkot, masih dalam tahap penentuan titik-titik pembangunan SPKLU.

Dari sisi pengemudi, sistem angkot listrik dinilai lebih menguntungkan. Jika sebelumnya sistem setoran, kini sopir akan menggunakan sistem gaji sehingga penghasilan lebih pasti. Selain itu, biaya operasional listrik jauh lebih hemat hingga 60-70 persen dibandingkan BBM.

“Dari dua sisi itu saja mestinya sopir lebih happy. Sudah dapat gaji pasti, operasionalnya juga lebih irit,” pungkasnya.

Dengan diluncurkannya The Bandung Initiative dan ekosistem angkot listrik ini, Pemkot Bandung optimistis dapat mewujudkan Bandung sebagai kota pintar yang terkoneksi, ramah lingkungan, dan siap menjadi pusat keuangan khusus Asia-Afrika.

*nengsih*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *