Kondusifitas Kota Cimahi, Kunci Meningkatkan Investasi*

oleh -73 Dilihat
filter: 0; jpegRotation: 180; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 38.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Bramastanews.com

Cimahi – Wakil Walikota Cimahi, Aditya Yudisthira, menyampaikan harapan untuk meningkatkan investasi di Kota Cimahi pada tahun 2025. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan Satpol PP dan Damkar di Gedung Mall Pelayanan Publik Lantai 4, pada Senin, 24 Februari 2025.

Menurut Aditya, penurunan nilai investasi di Cimahi dari tahun 2003 hingga 2020 merupakan sebuah fenomena yang perlu diatasi. “Kita berharap pada tahun 2025 ini, terdapat progresifitas kenaikan investasi di Kota Cimahi,” ujarnya.

Aditya menjelaskan bahwa kondusifitas Kota Cimahi merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan investasi. “Jika pemerintah dapat menjamin kondusifitas di Kota Cimahi, maka investor akan lebih tertarik untuk berinvestasi di sini,” ujarnya.

BACA JUGA  Momentum Kolaborasi: Merayakan Hari Jadi ke-214 Kota Bandung untuk Pembangunan Berkelanjutan

Selain itu, Aditya juga menekankan pentingnya peran Satpol PP dan Damkar dalam meningkatkan kondusifitas Kota Cimahi. “Satpol PP sebagai penegak Perda dan Damkar sebagai bagian dari mitigasi bencana kebakaran, memiliki peran penting dalam menjaga kondusifitas Kota Cimahi,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Aditya juga menyampaikan bahwa Damkar Kota Cimahi saat ini memiliki 13 kendaraan yang dinyatakan proper, namun masih perlu peningkatan untuk menghadapi risiko kebakaran yang ada di Kota Cimahi.

Dengan demikian, Aditya berharap bahwa dengan kerja sama antara pemerintah, Satpol PP, dan Damkar, Kota Cimahi dapat menjadi lebih kondusif dan menarik bagi investor, sehingga dapat meningkatkan nilai investasi di Kota Cimahi pada tahun 2025.
( Nengsih)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *