Wanita Asal Plered Nyaris jadi Korban Pemberangkatan Ilegal ke Timur Tengah, Sebut nama Aminah sebagai Pemroses
PURWAKARTA // Bramastanews.com_Seorang wanita asal Desa Plered, Kecamatan Plered Purwakarta nyaris jadi korban praktik pemberangkatan calon tenaga kerja secara ilegal ke Timur Tengah.
Hal itu disampaikan Kokom Komalasari (42) kepada awak media melalui video yang diunggahnya.
Dalam video berdurasi 35 detik yang dikirimnya, Kokom mengaku bila dirinya sudah diproses untuk keberangkatan, namun ternyata prosesnya diketahui kemudian tidak resmi, sehingga dirinya mengaku takut untuk berangkat.
Untuk mendapatkan informasi dari pihak pemroses, awak media kemudian menghubungi Aminah, wanita yang diketahui berasal dari Kecamatan Sukatani.
Dalam keterangan yang disampaikannya melalui pesan whatsApp, Aminah jelaskan,
“Ini saya nggak tahu pak dia membatalkan proses, sama saya juga lagi dicari, karena dia pernah dulu mau proses tapi nggak tahu dia ada dimana. Itu yang prosesnya Bu Novi orang Serang,” jelasnya.
“Si Kokom bukan orang kecil, masa bisa saya paksa. Saya mau tahu siapa yang bawa dia ke Bahana, kok bawa-bawa nama saya,” tambahnya kemudian.
Lebih lanjut Aminah jelaskan bila Kokom sebelumnya datang minta pekerjaan kepadanya.
Aminah juga sampaikan bila dirinya minta uang yang telah dikeluarkannya selama proses untuk dikembalikan.
Sampai berita dimuat belum diperoleh informasi nama Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang menampung calon PMI yang direkrut Aminah.
(Gun)