Terkendala Lahan, Bupati Rudy Buka Opsi IPAL Bersama untuk Perusahaan

oleh -90 Dilihat

CITEUREUP,BramastaNews.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto membuka opsi pembangunan dan pengelolaan instalasi pengolahan limbah (IPAL) secara bersama bagi perusahaan yang mengalami keterbatasan lahan untuk membangun fasilitas pengolahan limbah secara mandiri. Menurutnya, keterbatasan lahan perlu dicarikan solusi agar perusahaan tetap dapat memenuhi kewajiban pengelolaan air limbah sesuai ketentuan.

Hal tersebut disampaikan Rudy pada pembahasan penanganan dan pengendalian pencemaran udara Sungai Cileungsi bersama perwakilan perusahaan di sekitar kawasan Sungai Cileungsi, di Guest House Indocement, Citeureup, Rabu (30/9).

Menurut Rudy, fasilitas pengolahan air limbah bersama dapat menjadi salah satu alternatif bagi kawasan industri yang memiliki keterbatasan lahan karena aktivitas perusahaan yang semakin padat. Ia menyebutkan, pengelolaan fasilitas tersebut dapat dilakukan melalui berbagai skema kelembagaan sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA  Sebanyak 98 Anggota KPPS  Terdiri 14 TPS Resmi Dilantik PPS Sukadarma

“Dikelola bisa oleh BUMD, bisa oleh badan usaha milik desa, yang terpenting air masuk ke sungai dalam kondisi jernih, sudah diproses,” tegasnya.

Rudy menekankan, Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya meminta perusahaan melakukan pembenahan, tetapi juga siap membantu mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi perusahaan. Menurutnya, pengelolaan air limbah harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan upaya mengurangi pencemaran Sungai Cileungsi.

“Kalau ada pengelolaan limbah yang belum berjalan optimal atau bahkan belum ada pengelolaan air limbahnya sama sekali, ayo dipersiapkan dari sekarang. Intinya Pemerintah Kabupaten Bogor, Bupati Bogor dan jajarannya hari ini siap mendampingi,” katanya.

BACA JUGA  Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat Optimistis Akselerasi Proses Kegiatan Infrastruktur Mampu Mendorong Percepatan Pembangunan

Rudy juga meminta perusahaan menyampaikan kondisi fasilitas IPAL secara terbuka. Ia mencontohkan ketika suatu perusahaan membutuhkan beberapa kolam pengolahan, tetapi baru mampu menyediakan sebagian karena keterbatasan lahan, permasalahan tersebut dapat dibicarakan bersama.

“Selain mendorong perusahaan membenahi pengelolaan limbah, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menyiapkan langkah-langkah pembenahan lingkungan di kawasan organisasi,” ujar Rudy.

Rudy menyampaikan bahwa pada akhir tahun ini Pemkab Bogor akan membangun sejumlah instalasi pengolahan air limbah di beberapa kawasan perumahan dan organisasi masyarakat. Ia berharap upaya tersebut dapat menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam memperbaiki kualitas lingkungan Sungai Cileungsi.

BACA JUGA  Dicky Berharap : Dari Peringkat 10 Menjadi 3 atau 1 Besar Katagori Kota

“Yang penting kita cari solusi bareng-bareng. Supaya air yang masuk ke sungai sudah melalui proses pengolahan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *