Kota Bandung Dukung Program Makan Bergizi Gratis untuk Tingkatkan Gizi Masyarakat

oleh -159 Dilihat

Bandung Jabar, – Bramastanews. com.

Badan Gizi Nasional (GBN) Irjen Pol. (Purn) Sony Sonjaya dan Wali Kota Bandung Muhamad Farhan menghadiri rapat konsolidasi Program Makan Bergizi (MBG) di Holiday Inn Bandung, Sabtu (7/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, mereka membahas upaya meningkatkan gizi masyarakat melalui program MBG.

Sony Sonjaya menjelaskan bahwa program MBG bertujuan meningkatkan asupan gizi kepada kelompok rentan, seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, serta peserta didik. “Kami ingin meningkatkan kualitas pelayanan terhadap para peserta dan penerima manfaat, serta mengelola residu sampah dengan baik,” ujarnya.

BACA JUGA  Dinas Dukcapil Jawa Barat Raih 27 Pelayanan Admindik Mudah dan Gratis

Wali Kota Bandung Muhamad Farhan menambahkan bahwa pemerintah kota mendukung program MBG dan berupaya menciptakan circular ekonomi melalui pengelolaan sampah. “Kami memiliki tempat pemilahan sampah dan pengolahan sampah di level kelurahan, yang hasilnya digunakan untuk medium tanam di organik farming dan hasil panennya digunakan untuk dapur sehat,” katanya.

Farhan juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang baik untuk mencegah isu lingkungan. “Kami ingin mengelola sampah menjadi peluang, bukan beban. Dengan demikian, kami dapat menghasilkan pupuk organik, kompos, dan lain-lain,” ujarnya.

BACA JUGA  Menjelang Pilkada, Panwascam Karang Bahagia Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

Program MBG di Kota Bandung telah menunjukkan hasil positif, dengan 295 Sekolah Penggerak Gizi (SPG) yang telah berdiri. “Kami akan terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG dan pengelolaan lingkungan hidup,” kata Farhan.

Sony Sonjaya menambahkan bahwa program MBG juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi. “Kami ingin masyarakat memiliki pengetahuan dan kesadaran yang baik tentang gizi, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka,” katanya.

Dengan demikian, program MBG diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan gizi masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

BACA JUGA  Bobrok BPD Desa Depok Darangdan, Pasiv dan Tak Berfungsi Sempat di Analogikan dengan Badut

*Alumni:*

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *