Cibinong,BramastaNews.com — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran perangkat daerah terkait, membahas tiga isu strategis dalam rangka memastikan kelangsungan pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat tata kelola pembangunan di Kabupaten Bogor, yang berlangsung di aula soekarno hatta pendopo Bupati (2/3/26).
Isu pertama yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak untuk mengantisipasi berakhirnya 222 masa jabatan kepala desa pada tahun 2028. Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan langkah-langkah antisipatif melalui penyusunan payung hukum yang komprehensif, sekaligus skema penunjukan Penjabat (Pj) Kepala Desa dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, stabil, dan kondusif tanpa adanya kebijakan di tingkat desa.
Selain itu, pembahasan juga terfokus pada penataan dan pengembangan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga. Pemerintah daerah mendorong pembebasan lahan, pelebaran akses jalan menuju lokasi, serta pengamanan lahan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan sampah di Kabupaten Bogor. Penanganan sampah dipandang sebagai isu lingkungan yang membutuhkan solusi terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi jangka panjang.
Bupati Bogor menekankan pentingnya penguatan sistem perizinan melalui layanan integrasi dan pemantauan secara real time. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, transparansi, serta memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat dan dunia usaha.
Transformasi digital dalam perizinan menjadi salah satu prioritas guna menciptakan iklim investasi yang sehat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui pembahasan tiga isu strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif, solutif, serta fokus pada kepentingan masyarakat luas, dengan tetap memperhatikan aspek hukum, lingkungan, dan keinginan pembangunan daerah.











