,

Kualitas Hotmix Pembangunan Jalan di Desa Depok Kasar, Warga Curiga Hotmix yang Digunakan Murah

oleh -899 Dilihat
oleh

Kualitas Hotmix Pembangunan Jalan di Desa Depok Kasar, Warga Curiga Hotmix yang Digunakan Murah

Purwakarta // Bramastanews_Kualitas jalan hasil pembangunan yang dilaksanakan pada Oktober 2025 di Kampung Cijeler, Desa Depok, Kecamatan Darangdan jadi sorotan warga.

BACA JUGA  Politik Balas Jasa, Keluarga Anggota DPRD di Desa Depok Darangdan Duduki 3 Posisi Ketua: LPM, Koperasi Desa, Karangtaruna

Pembangunan tersebut sebenarnya mendapat apresiasi positif warga, pasalnya jalan di wilayah tersebut lama dalam kondisi memprihatinkan, tak tersentuh pembangunan.

Namun warga menyayangkan kualitas hotmix yang dipakai dalam pembangunannya diduga hotmix dengan kualitas rendah.

BACA JUGA  Belum Lama Dibangun Sudah Rusak, Jalan di Desa Ini Diduga Gunakan Hotmix Berkualitas Rendah

Permukaan hotmix yang nampak kasar disebut warga berpotensi cepat alami kerontokan, sehingga dikhawatirkan jalan hasil pajak rakyat tersebut tak miliki ketahanan maksimal.

“Kita mengapresiasi adanya pembangunan di wilayah ini, sebab sudah lama kampung kita kondisinya memprihatinkan. Sekarang setelah di hotmix, lingkungan kita nampak terurus, tidak seperti sebelumnya,” ujar seorang warga.

BACA JUGA  Tipisnya Hotmix Akibatkan Jalan Cepat Rusak, Itu Kegiatan DISPERKIM Purwakarta?

“Sayangnya, hotmixnya kelihatan kasar, ukuran batuannya nampak sekali dipermukaan. Kondisi hotmix yang kasar biasanya cepat rontok, batuan di permukaan atasnya cepat mengelupas apalagi kalau ditimpa hujan,” tambahnya kemudian.

Lebih lanjut dikatakannya sebagai warga, ia berharap pembangunan dilaksanakan secara maksimal, kualitasnya tercapai maksimal juga kuantitas ketebalan serta panjang jalan juga tercapai sesuai perencanaan.

BACA JUGA  Ketebalan Hotmix Di Proyek Pemeliharaan Jalan Cipeundeuy-Kertasari Dari Dinas PUTR Tipis?

Berdasarkan data di papan informasi kegiatan, pembangunan jalan di Kampung Cijeler RT.019 RW.007 tersebut bersumber dari dana Bantuan Keuangan (Bankeu) pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Nilai anggaran di kegiatan pembangunan jalan tersebut sebesar Rp.98.000.000,00 (sembilan puluh delapan juta), dengan panjang jalan 240 meter serta lebar 2 meter.

Sampai berita diturunkan awak media belum mendapatkan keterangan dari Kepala Desa setempat perihal harga hotmix yang digunakan dalam pembangunan jalan tersebut.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *