Gelar Anniversary ke-15, Paskal Berharap Lebih Mempererat Tali Silaturahmi

oleh -45 Dilihat

KABUPATEN BEKASI || Pasukan Kali Uluh (Paskal) merayakan ulang tahun ke-15 dengan menggelar acara syukuran dan pemotongan tumpeng bersama seluruh anggota. Kegiatan yang penuh kehangatan tersebut berlangsung di Kavling Hang Mawar, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Sabtu (10/10/2026).

 

Ketua Pasukan Kali Uluh (Paskal), Anjen Supriatna, mengungkapkan bahwa Paskal lahir dari inisiatif kebersamaan sejak mereka masih anak-anak yang sering bermain sepeda bersama. Komunitas ini resmi berdiri pada 10 Oktober 2011 dan merangkul pemuda-pemudi dari dua desa di kawasan Kampung Kali Uluh.

BACA JUGA  Gelar Press Release, Panwas Cikarang Utara Sosialisasikan Tentang Kampanye di Tahun Pemilu 2024

 

“Awalnya kami hanya teman main sepeda sewaktu kecil. Seiring berjalannya waktu, hingga kini banyak yang sudah berkeluarga, kebersamaan ini terus kami jaga. Acara tahunan ini menjadi momen penting untuk merawat tali silaturahmi,” ujar Anjen.

 

Ia berharap Paskal dapat terus menjaga soliditas dan kepedulian antarsesama anggota.

 

“Harapan kami ke depan, Paskal makin solid dan peduli satu sama lain. Jika ada anggota yang punya hajat, kita berkumpul membantu. Begitu pula jika ada yang sakit, kita bersama-sama mendoakan dan menjenguk,” tambahnya.

BACA JUGA  Secara Aklamasi, Taufiq L Kano Menjadi Ketua PAC PP Tambun Selatan

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum LSM Gada Sakti Nusantara (GANAS), Brian Shakti, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi dan pergerakan positif pemuda-pemudi Pasukan Kali Uluh.

 

“Kegiatan positif seperti ini harus terus dijaga. Meski tidak sedarah, rasa persaudaraan di dalam tubuh Paskal sangat kental dan terasa kuat,” ungkap Brian.

 

Brian juga berharap rekam jejak dan kekompakan regenerasi pemuda Kampung Kali Uluh ini dapat menjadi teladan bagi komunitas lainnya dalam merawat tradisi gotong royong serta rasa peduli sesama.

BACA JUGA  Angkatan Mahasiswa Bekasi (AKAMSI) di depan kantor sementara Desa Burangkeng membentangkan spanduk dengan tulisan besar dan menyolok “Pecat & Tangkap Kepala Desa Burangkeng Atas Indikasi Korupsi Anggaran BUMDES”.

 

“Semoga gerakan ini menjadi contoh baik bagi kita semua untuk selalu menjaga tali silaturahmi dan saling peduli di tengah masyarakat,” pungkasnya.

 

Reporter : (Tif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *