189 Kepsek SMK se-Jabar Ikuti Bimtek ABT 4, Dana Revitalisasi Harus Tepat Sasaran

oleh -32 Dilihat
filter: 0; jpegRotation: 180; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 41.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Bandung, -Bramastanews. Com.

Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan menggelar Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi SMK Tahun 2026 ABT 4. Kegiatan berlangsung di Grand Pasundan Bandung, Sabtu (22/8/2026).

Bimtek ini diikuti 189 Kepala Sekolah SMK se-Jawa Barat yang telah terpilih sebagai penerima bantuan pemerintah tahun 2026.

Salah satu narasumber, Umar Isa selaku Kepala Bidang Hukum Direktorat SMK, menyampaikan materi terkait mekanisme dan pertanggungjawaban bantuan.

Dalam paparannya, Umar Isa menekankan bahwa tujuan utama Bimtek adalah memberikan pemahaman kepada kepala sekolah mengenai penggunaan dana bantuan dari Kementerian.

BACA JUGA  Desakan Jaringan Solidaritas: Percepatan Pembentukan ULD di Seluruh Indonesia

“Bantuan dari Kementerian ini wajib digunakan untuk pembangunan dan revitalisasi SMK se-Jawa Barat, termasuk untuk penguatan fasilitas dan dalam rangka penggabungan sekolah yang diperlukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dana bantuan harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar berdampak langsung pada peningkatan mutu opendidikan vokasi.

Melalui Bimtek ini diharapkan seluruh SMK penerima dapat melaksanakan program revitalisasi dengan baik, sehingga lulusan SMK di Jawa Barat semakin kompeten dan siap kerja sesuai kebutuhan industri.

*nengsih*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *