Tuan Rumah Seri IV Kejurnas PBTI, Bandung Sumbang 2 Atlet Taekwondo ke Pelatnas Olimpiade

oleh -13 Dilihat

BANDUNG – Bramastanews.com.

Kota Bandung kembali membuktikan diri sebagai pusat pembinaan olahraga nasional. Selama tiga hari, GOR Bandung Arena jadi tuan rumah Seri IV Kejuaraan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) yang diikuti sekitar 1.700 atlet dari 18 provinsi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut, kepercayaan sebagai tuan rumah ajang nasional ini jadi bukti komitmen Kota Bandung dalam mendukung pengembangan olahraga. Mulai dari pembinaan usia dini hingga melahirkan atlet berprestasi di level dunia.

“Alhamdulillah, Kota Bandung selama tiga hari menjadi tuan rumah seri keempat kejuaraan taekwondo. Ini menunjukkan komitmen Kota Bandung untuk terus menjadi tempat pengembangan berbagai cabang olahraga,” kata Farhan, Sabtu 4/7/2026.

BACA JUGA  Tiba di Palembang, Tim Voli ‘Putri Sriwijaya’ Bhayangkari Sumsel Disambut Yel Yel Meriah dan Pengalungan Bunga

Farhan menegaskan, pembangunan olahraga harus menyeluruh. Mulai dari membudayakan olahraga di masyarakat hingga mencetak atlet yang mampu bersaing di panggung internasional.

Hasil pembinaan itu mulai terlihat. Dari empat atlet taekwondo nasional yang kini menjalani pemusatan latihan menuju Olimpiade, dua di antaranya berasal dari Kota Bandung, yakni Arjuna dan Meka.

“Olahraga itu dari hulu sampai hilir. Hulunya adalah pembudayaan dan pemasyarakatan olahraga. Sedangkan hilirnya adalah prestasi kelas dunia. Alhamdulillah, dua atlet pelatnas persiapan Olimpiade berasal dari Kota Bandung,” ujar Farhan.

Wakil Ketua Umum PBTI Mayjen TNI Amrin Ibrahim mengapresiasi dukungan Pemkot Bandung. Menurutnya, dari lima seri kejuaraan tahun ini, seri di Kota Bandung mencatat jumlah peserta terbanyak.

BACA JUGA  NPCI Kabupaten Bekasi Kembali Unggul di Event PEPARDA VI JAWA BARAT 2022

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota yang telah menyiapkan tempat dan fasilitas. Antusiasme peserta di Bandung luar biasa, mencapai sekitar 1.700 atlet dari 18 provinsi. Ini merupakan jumlah peserta terbanyak dibanding seri-seri sebelumnya,” ujar Amrin.

Kejuaraan ini juga diikuti 18 atlet para taekwondo dari enam provinsi. Amrin menilai tingginya partisipasi menunjukkan perkembangan positif taekwondo di Indonesia. Ia juga memuji kontribusi Kota Bandung dalam mencetak atlet nasional.

“Selama ini Jawa Barat memang menjadi lumbung atlet untuk Indonesia. Tapi Bandung luar biasa karena mampu menyumbang dua atlet untuk pelatnas. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak atlet Kota Bandung yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

BACA JUGA  PORKAB 2024 Harus Berjalan Dengan Sukses dan Fair Play

Komite Pertandingan PBTI Charles Christofers menjelaskan, kejuaraan mempertandingkan empat kategori: pra-kadet, kadet, junior dan senior. Khusus kategori senior, pertandingan jadi ajang seleksi atlet menuju pelatnas dengan memperebutkan delapan medali emas.

“Kompetisi berlangsung sangat ketat. Sejak kategori kadet para atlet sudah menunjukkan persaingan sengit. Hingga kategori senior nanti, persaingan diprediksi masih berlangsung ketat, terutama antara Kota Bandung dan Jawa Tengah,” jelas Charles.

Charles menambahkan, kontingen Kota Bandung menjadi peserta dengan jumlah atlet terbanyak mulai dari kategori pra-kadet hingga senior.

*Tag:* PBTI, Kejurnas Taekwondo Bandung, Muhammad Farhan, Arjuna, Meka, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, GOR Bandung Arena

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *