, ,

Diduga Akali Pekerjaan Galian, Pasangan Batu di Proyek Irigasi Cisomang Ditumpang di Pasangan Lama, Elevasi Bangunan Makin Tinggi

oleh -834 Dilihat
oleh

Diduga Akali Pekerjaan Galian, Pasangan Batu di Proyek Irigasi Cisomang Ditumpang di Pasangan Lama, Elevasi Bangunan Makin Tinggi

Purwakarta // Bramastanews_Elevasi pasangan batu di jaringan irigasi Cisomang diprotes warga, pasalnya dinilai terlalu tinggi dengan permukaan tanah.

Selain dinilai tidak estetik, ketinggian pasangan batu di bantaran irigasi Cisomang tersebut juga dikhawatirkan timbulkan ancaman keselamatan saat dilewati.

BACA JUGA  Pasca Sidak, Proyek PSDA Jabar di Jaringan Irigasi Cisomang Lagi-lagi Gunakan Material Berkualitas Rendah, Tak Jera..?

“Kami heran juga ya, kenapa pasangannya tinggi sekali diatas permukaan tanah, selain sulit dilewati dan tidak enak dipandang, juga dikhawatirkan timbulkan ancaman keselamatan saat kita lewat.

“Amit-amit juga sih kalau sampai kejadian, seandainya kepeleset, terus kepala kita terbentur ke bagian ujung batu, bisa repot juga,” ujar warga kepada awak media.

Ketinggian pasangan batu dengan permukaan tanah tersebut memang nampak jomplang.

Saat dilakukan pengukuran, ketinggiannya nyaris capai 1 meter dari permukaan tanah.

BACA JUGA  VIRAL..! Rehab Irigasi Cisomang Dikerjakan Asal-asalan, Warga Pasang Spanduk Penolakan

Hingga pasca diprotes warga, pinggiran pasangan batu tersebut akhirnya diurug dengan tanah merah.

Usut punya usut, ternyata ketinggian pasangan batu tersebut diduga disebabkan pasangan baru menumpang di pasangan lama.

Saat pemasangan batu tersebut, tidak dilakukan pekerjaan galian sampai ke dasar tanah.

Diduga teknik tersebut dilakukan untuk meminimalisir waktu pengerjaan, sebab pekerjaan bongkaran pasangan lama dan galian memakan waktu tidak sedikit.

Sayangnya, hal tersebut terjadi disaat pelaksanaan pekerjaan tersebut diawasi konsultan pengawas.

BACA JUGA  Sidak Proyek PSDA Jaringan Irigasi Cisomang Bersama Bupati Purwakarta, Kabid Pengairan PUTR: Pemasangan Tidak Benar

Pasangan Batu yang menumpang di pasangan lama tersebut dinilai banyak warga tidak benar.

Sebab persoalan kebocoran yang diketahui menjadi permasalahan utama di lakukannya perbaikan akhirnya tidak teratasi.

Hingga untuk atasi hal tersebut, sambungan pasangan lama dengan pasangan baru akhirnya ditutup dengan plesteran.

BACA JUGA  Tegas..!! Gubernur Jabar Instruksikan Bupati Purwakarta Bongkar Bangunan Irigasi Berkualitas Buruk di Proyek PSDA Irigasi Cisomang

Yang kualitasnya juga diragukan, sebab bahan material pasir yang digunakan masih pasir jenis serupa yang kualitasnya diragukan.

Sampai berita diturunkan, kebocoran di beberapa titik masih terjadi.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *