,

VIRAL..! Rehab Irigasi Cisomang Dikerjakan Asal-asalan, Warga Pasang Spanduk Penolakan

oleh -767 Dilihat
oleh

VIRAL..! Rehab Irigasi Cisomang Dikerjakan Asal-asalan, Warga Pasang Spanduk Penolakan

Purwakarta // Bramastanews.com_Jagat sosial media diramaikan dengan persoalan yang terjadi di rehabilitasi jaringan irigasi Cisomang yang berlokasi di Desa Depok, Kecamatan Darangdan yang disebut dikerjakan asal-asalan.

BACA JUGA  Sidak Proyek PSDA Jaringan Irigasi Cisomang Bersama Bupati Purwakarta, Kabid Pengairan PUTR: Pemasangan Tidak Benar

Persoalan tersebut diketahui dapatkan respon dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang perintahkan Bupati Purwakarta, Om Zein untuk lakukan sidak ke lokasi bersama Kepala Bidang Pengairan PUTR.

Dalam sidak tersebut, Kabid PUTR kepada Om Zein sampaikan bila pekerjaan pemasangan batu di area terjunan atau yang dikenal dengan nama Curug, tidak benar.

Kabid PUTR Purwakarta bersama Bupati saat sidak di area Irigasi Cisomang Purwakarta.

Menurutnya, “secara teknis, kalau misalkan ini pasangan batu muka, bukan seperti ini siarannya, batunya juga bukan seperti ini acak-acakan, harus rapi dan juga nggak boleh tajam.

BACA JUGA  Tegas..!! Gubernur Jabar Instruksikan Bupati Purwakarta Bongkar Bangunan Irigasi Berkualitas Buruk di Proyek PSDA Irigasi Cisomang

“Kemudian dari jenis bahan material terutama pasir, ini kelihatannya campuran. Harusnya pasir beton, bukan pasir pasang, karena adukannya kedap air, kan ini terjunan, kalau lewat air habis ini,” ujarnya sambil menunjuk ke lokasi pemasangan.

Sikapi hasil pekerjaan yang dianggap mengecewakan, warga kini pasang spanduk bertuliskan “kami warga setempat menginginkan pembangunan berkualitas, bukan pembangunan asal-asalan”.

BACA JUGA  Demi Jaga Pasokan Air Sawah Di Kudus Dan Pati, Kementerian PU Rehabilitasi Jaringan Irigasi Bendungan Logung

Sebelumnya, jajaran Inspektorat Provinsi Jabar sempat lakukan kunjungan ke lokasi pekerjaan dan mewawancara perwakilan warga yang keluhkan kualitas pembangunan rehab di wilayahnya.

Dalam kesempatan itu, seorang warga sampaikan bila sebagai warga ia bersama warga lainnya persoalkan perihal penggunaan material yang kualitasnya diragukan.

Material pasir berwarna merah serta semen murah yang dipakai dikegiatan tersebut dinilai mereka tidak sesuai harapan warga yang menginginkan pelaksanaan dilakukan secara professional dan sesuai spek.

BACA JUGA  Dukung Program Swasembada Pangan, Kementerian PU Revitalisasi Jaringan Irigasi Akedaga dan Opiyang Di Halmahera

“Kami hanya menginginkan pembangunan berkualitas, bukan malah sebaliknya. Agar memiliki ketahanan dalam jangka panjang,” ujar warga.

Lebih lanjut dikatakannya, kualitas pembangunan rehab ini bukan hanya dikeluhkan olehnya, warga lainnya juga sampaikan keluhan yang sama perihal kualitas material pasir dan semen yang dipakai.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *