Wali kota Cimahi Ngatiyana menerima pengunjukrasa dari elemen mahasiswa dan masyarakat yang melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor DPRD Kota Cimahi. Senin, 2-9-2025, Aksi yang berlangsung damai dan tertib ini disambut baik oleh Ngatiyana, yang mengapresiasi keberanian anak-anak muda dalam menyuarakan aspirasi mereka.
Aspirasi Mahasiswa dari Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) yang tergabung dalam aksi unjukrasa ini menyampaikan beberapa tuntutan, termasuk:

1. *Tolak Tindakan Represif Aparat* Mahasiswa menyoroti kekerasan yang sering terjadi saat demo dan mendesak agar kasus-kasus tersebut diproses secara transparan.
2. *Berantas Korupsi*: Mahasiswa meminta pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai langkah serius memberantas korupsi.
3. *Tolak Kenaikan Tunjangan DPR*: Mahasiswa menilai kenaikan tunjangan bagi anggota dewan sebagai bentuk ketidakpekaan di tengah kondisi ekonomi sulit.
4. *Tolak Impunitas dan Tuntaskan Pelanggaran HAM*: Mahasiswa menuntut agar kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang belum tuntas segera diselesaikan.
*Respons Walikota Cimahi*
Ngatiyana menyambut baik aksi unjukrasa ini dan menyatakan bahwa pihaknya bukan bermaksud alergi untuk dikritik. Ia mengapresiasi keberanian anak-anak muda dalam menyuarakan aspirasi mereka dan menyatakan bahwa mereka adalah kekuatan bagi Kota Cimahi.
“Saya ucapkan rasa terimakasih kepada semua anak muda atas aspirasi kita untuk masa depan nanti,” ujar Ngatiyana.
Pengamanan yang Ketat
Personel kepolisian dari Polres Cimahi dan TNI Kodim 0609 Cimahi melakukan penjagaan super ketat di pintu gerbang Kantor DPRD Kota Cimahi untuk memastikan aksi unjukrasa berjalan lancar dan damai.

“Aksi unjukrasa ini menunjukkan bahwa mahasiswa dan masyarakat Kota Cimahi masih memiliki semangat untuk menyuarakan aspirasi mereka. Ngatiyana berharap bahwa aksi ini dapat membawa perubahan positif bagi Kota Cimahi”Ucap Ngatiyana.
*nengsih*.











