*Transformasi RS Maranatha: Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan dengan Teknologi dan Humanisme*

oleh -444 Dilihat
filter: 0; jpegRotation: 180; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: NightHDR; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 81.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Kab Bandung – Bramastanews.Com.
Rumah Sakit Unggul Karsa Medika resmi bertransformasi menjadi Rumah Sakit Maranatha dengan peresmian dua gedung baru, Gedung F dan G, yang dilengkapi dengan layanan VIP dan fasilitas unggulan lainnya. Acara ini dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, serta para pemangku kepentingan dari pemerintahan, akademisi, dan sektor pelayanan kesehatan.

Peresmian Gedung RS Maranatha mengadakan Gunting Pita dihadiri oleh Wakil Gubernur Erwan, Kemenkes  RI Budi Gunadi, Wakil Bupati Kab Bandung, Ali Sakib.

Gelar di Jl. Taman Kopo Indah 3 No.40218 Blok H-1, Mekar Rahayu, Kec. Margaasih, Kabupaten Bandung
Kamis, 7Agustus 2025.

BACA JUGA  Pengentasan Kemiskinan Rakyat Indonesia

*Peningkatan Fasilitas dan Pelayanan*

Gedung baru ini menambah total luas layanan sebesar 7.480 m², mencakup:
– *Fasilitas Unggulan*
– ICU
– Ruang hemodialisa –
– 49 kamar VIP
– Rawat inap kelas 1
– Ruang isolasi
– 13 poliklinik spesialis
– *Sistem IT Modern*
– Rekam medis elektronik
– Kesiapan penuh terhadap pelayanan telemedicine

*Peran Aktif dalam Pendidikan dan Riset*

RS Maranatha telah menjadi Rumah Sakit Pendidikan Satelit, mendukung pendidikan klinik dan integrasi riset akademik. Sebagai bagian dari Universitas Kristen Maranatha, RS Maranatha menjadi lokasi praktik klinik bagi lebih dari 3.500 mahasiswa Fakultas Kedokteran sejak tahun 2022.

BACA JUGA  Gubernur Jawa Barat Ajak Pengusaha Lokal Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%
Dalam rangka peresmian gedung baru dan transformasi RS UKM menjadi RS Maranatha, ada beberapa promo spesial yang ditawarkan:

*Free Upgrade Kelas Kamar Rawat Inap*
*Paket Konsultasi Dokter Spesialis*
*Potongan Harga Pemeriksaan Penunjang Medis*
– Berlaku selama 1 bulan, mulai tanggal 7 Agustus – 7 September 2025

Dengan transformasi ini, RS Maranatha berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berbasis teknologi, serta meningkatkan peran aktif dalam pendidikan dan riset akademik.

“Wakil Bupati Kab Bandung Ali Sakib mengatakan kepada Para media jika tidak mempunyai BPJS bisa memakai SKTM asalkan ada kebijakan dari pihak Rumah Sakit Maranatha” Ucap Ali.

BACA JUGA  Apakah PDAM Purwakarta Dalam Kondisi Baik, Pasca Disebut Minim PAD dan Terindikasi Terjadi Kebocoran Anggaran
Rumah Sakit Maranatha 90℅ menerima pasien BPJS walaupun Rumah Sakit swasta tetapi memberi kebijakan kepada pasien BPJS dan akan di prioritaskan di layani dengan dengan baik.

*nengsih*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *