Fakar Indonesia Ajak Warga Jadi Abdi Negara Tanpa Kantor

oleh -696 Dilihat

PALI –  Bramastanews.com, Ketua Umum Forum Aspirasi dan Kepedulian Rakyat Indonesia (Fakar Indonesia), Aka Cholik Darlin, mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam membangun bangsa tanpa harus berada di institusi resmi. Menurutnya, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga moral dan etika sosial yang kini semakin luntur di tengah kemajuan teknologi dan infrastruktur.

“Kita saat ini mengalami krisis moral. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Negara ini milik kita, maka cintailah dengan cara sederhana, seperti menjadi abdi negara dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Aka Cholik dalam sebuah pernyataan di Jakarta (17/3/25).

BACA JUGA  Aktivitas Buang Limbah Batu Bara di Bandung Barat Masih Marak, Kinerja DLH KBB Lagi-lagi Dipertanyakan

Ia menyoroti pentingnya peran keluarga dalam membangun kembali nilai-nilai luhur bangsa, seperti kebersamaan dalam keluarga. Aka Cholik mengenang bagaimana tradisi makan bersama di rumah tidak hanya mempererat hubungan keluarga, tetapi juga menanamkan nilai kepatuhan dan penghormatan kepada orang tua.

“Saya sering menangis jika mengingat masa kecil saya ketika makan bersama keluarga. Kepala ikan diberikan kepada ayah sebagai kepala keluarga, dan kami baru mulai makan setelah ayah memulainya. Tradisi seperti ini harus kita hidupkan kembali agar keseimbangan antara kemajuan dan moral tetap terjaga,” katanya.

BACA JUGA  Kondisi Sungai Tak Terawat, Warga Sebut Pegawai Pengairan (PJT) Banyak Tapi Malas

Sebagai mantan anggota DPRD dan aktivis kader HMI, Aka Cholik juga menyoroti hilangnya kebiasaan gotong royong dan kepedulian sosial. Menurutnya, dulu para orang tua tidak ragu menegur anak-anak yang berbuat salah, tanpa memandang mereka anak siapa. Namun, kini sikap individualisme semakin menguat.

“Ada istilah baru, ‘biarin aja, bukan anak kita.’ Padahal, dulu orang tua tidak ragu menegur anak muda demi kebaikan mereka. Kebiasaan ini harus kita hidupkan kembali di Nusantara,” tambahnya.

Lebih lanjut, Aka Cholik mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengabdi kepada negara dengan cara sederhana. Menurutnya, menjadi abdi negara tidak harus melalui jabatan resmi, melainkan bisa dimulai dari tindakan kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, ikut menjaga kebersihan lingkungan, hingga menasihati generasi muda agar menjauhi narkoba dan judi online.

BACA JUGA  Kebijakan Bupati Bogor Rudy Susanto Jadi Pionir Efisiensi Energi ASN Tembus 44,06 Persen

“Ayo kita semua menjadi abdi negara tanpa harus berkantor. Sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, jika itu untuk kepentingan bersama, maka itu sudah termasuk pengabdian untuk negara,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.