Harga Crypto Stabil Setelah The Fed Tahan Suku Bunga: Peluang Investasi Baru?

oleh -524 Dilihat

Pasar cryptocurrency menunjukkan stabilitas yang signifikan setelah keputusan Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat untuk kembali mempertahankan suku bunga pada kisaran saat ini 5,25% hingga 5,50%. Keputusan tersebut diambil saat rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Rabu (12/06).

Harga crypto sempat naik setelah laporan inflasi menunjukkan bahwa inflasi melambat menjadi 3,3% dalam 12 bulan hingga Mei, sedikit di bawah perkiraan ekonom sebesar 3,4%. Namun, setelah pengumuman dari Federal Reserve, harga Bitcoin dan cryptocurrency lainnya turun.

Saat penulisan, harga Bitcoin terpantau naik 0.52% ke US$67.603.4 sementara secara mingguan mengalami penurunan 4,5%. Ethereum bergerak naik 1,75% dalam 24 jam terakhir sedangkan dalam sepekan merosot 8,37%.

BACA JUGA  Telkom Dukung Upskilling UMKM dan Pegiat Marketing Melalui Talkshow Marketers Talk Vol. 2 bersama IMA Chapter Makassar dan Monev Indonesia

Sumber: Bittime.com

CoinDesk Market Index (CMI), yang mengukur kinerja aset digital berdasarkan kapitalisasi pasar, naik 2,01% menjadi 2.674,37. Sementara itu, Indeks Fear & Greed dari CoinMarketCap menunjukkan angka 58, yang berarti pasar berada dalam fase netral, mencerminkan kondisi ekonomi dan industri kripto yang stabil saat ini.

Fransiskus, Produc Manager dari Bittime mengatakan bahwa penurunan harga Bitcoin dilihat sebagai peluang akumulasi yang menarik bagi investor jangka panjang.

“Keputusan Fed untuk mempertahankan suku bunga ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global, dan memang sudah diprediksi pula, (Fed) akan melakukannya. Itu sebabnya, penurunan harga Bitcoin ini bisa menjadi peluang akumulasi yang menarik bagi investor jangka panjang,” ungkap Fransiskus.

BACA JUGA  Wamen Desa dan PDT Lepas 24 Alumni Program PANA–LPDP untukx Mengabdi di Desa Tertinggal NTT

Fransiskus menambahkan, di saat situasi market tidak bergairah, strategi investasi jangka panjang bisa menjadi pilihan yang bijak. Dengan menahan aset kripto untuk jangka waktu yang lebih lama, investor bisa menghindari fluktuasi harga jangka pendek dan memanfaatkan potensi pertumbuhan jangka panjang.

“Di Bittime, kami menyediakan lebih dari 200 aset yang bisa diinvestasikan oleh investor. Tapi sebelum memilih koinnya, pastikan investor telah melakukan riset yang mendalam. Pilih proyek kripto yang memiliki fundamental kuat dan dukungan komunitas yang baik. Proyek seperti ini biasanya memiliki potensi bertahan lebih lama dan berkembang meskipun pasar sedang lesu,”

BACA JUGA  Sertifikat Elektronik: Paspor Keamanan Anda di Dunia Maya, Wajib Punya!

Selain itu, Fransiskus juga menekankan pentingnya melakukan analisis teknikal. Hal ini untuk memahami tren harga dan titik masuk atau keluar yang tepat.  

Penulis: Suhaeb Rizal M

Gambar Gravatar
Direktur Di PT. Internusa Media Group

No More Posts Available.

No more pages to load.