Rekam Jejak Gelap Sang Kepala Dinas
Purwakarta // Bramastanews_Jabatannya kini cukup mentereng, bidang yang ia duduki saat ini pun bukan posisi yang dikenal kering.
Kinerjanya selalu diposting, menunjukkan kesibukan serta konsistensi terhadap tugas yang diembannya.
Selain nama dan kedudukan yang bertambah tinggi, pendapatannya pun dipastikan naik drastis dari posisi sebelumnya.
Alhasil, kesejahteraannya dipastikan ikut meningkat.
Namun siapa sangka, dibalik posisinya kini yang seakan penuh pencapaian tersebut, sebuah cerita kelam pernah terjadi di eranya dulu saat ia duduki jabatan sebelumnya.
Jejak gelap itu berkaitan dengan dana bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi kelompok tertentu.
Sayangnya saat ia menjabat kala itu, dana bantuan itu dikabarkan tak diterima utuh oleh beberapa kelompok tersebut.
Saat ditelusuri, cerita menyedihkan disampaikan beberapa perwakilan dari mereka.
“Dana bantuan itu tak kami terima secara utuh,” ujarnya.
“Saat pencairan, kami diarahkan untuk memberikannya sebagian,” tambahnya kemudian.
Mirisnya jumlah yang harus diserahkan para kelompok tersebut nyaris mendekati sebagian dari total dana yang mereka terima.
Dari pantauan dilapangan, pembangunan dari sumber dana bantuan tersebut kerap jadi sorotan masyarakat sebab kualitasnya cepat alami kerusakan.
Rekam jejak gelap perkara dana bantuan tersebut kini hampir bisa dikatakan terbenam, bahkan seakan tak pernah terjadi.
Sang pejabat teknis kala itu kini sudah berubah jadi seorang Kepala di Dinas yang bidangnya lumayan bisa dikatakan jauh dari kata kering.
Lantas mungkinkah persoalan lama tersebut dapat menjadi perkara saat ini…
(Red)












