Acara “Bandung For Palestine: Repeated History of Nakba” digelar di Grand Sapoy Homan Hotel, pada Jumat, 15/5/2026. Kegiatan ini memperingati 78 tahun peristiwa Nakba, pengusiran rakyat Palestina dari tanah mereka pada 1948.
Acara dihadiri sejumlah tokoh dan lembaga. Hadir anggota DPRD Kota Bandung H. Andri, perwakilan Rumah Zakat, Nak Bagi, Wakaf Salman, Qurban Impact, serta publik figur Ari Untung. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kepedulian.


Ari Untung dalam wawancaranya menyebut, kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa isu Palestina masih hidup di tengah masyarakat Indonesia. Ia datang bersama rombongan membawa bantuan dan dukungan program kemanusiaan.
“Agenda malam ini bukan sekadar seremonial. Kita membawa ingatan, identitas, dan harapan untuk kembali pulang bagi rakyat Palestina. Mengingat Nakba berarti menolak diam terhadap ketidakadilan,” ujar Ari Untung.


Ia juga mengingatkan, proses pemulihan Palestina jika merdeka nanti diperkirakan membutuhkan waktu 15 hingga 50 tahun tergantung dukungan internasional. Karena itu, literasi dan ingatan kolektif generasi muda tentang Palestina perlu dijaga.
Melalui acara ini, penyelenggara berharap masyarakat Bandung kembali menguatkan kepedulian. Kemerdekaan dan kemanusiaan, tegasnya, adalah hak setiap manusia, bukan hanya sebagian orang saja.
*nengsih*










