DPRD Purwakarta Berulah, Abaikan Keluhan Warga Meski 2 Kali Disurati
Purwakarta // Bramastanews_Kinerja DPRD Purwakarta kembali jadi sorotan, pasca beberapa persoalan yang terjadi ditubuh lembaga wakil rakyat itu sempat mengemuka.
Sayangnya, alih-alih berbenah dan memperbaiki kinerjanya, lembaga tersebut kini malah pertontonkan sikap apatis terhadap keluhan yang disampaikan masyarakat.

Seperti halnya yang dialami warga Kampung Nanggeleng yang sempat bersurat dua kali secara resmi ke DPRD Purwakarta pada tahun 2025 lalu.
Dalam surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Purwakarta tersebut, warga sampaikan keluhannya perihal kondisi akses jalan di bantaran irigasi yang kondisinya rusak alias amblas.
Sehingga atas kondisi itu, mobilitas warga dan petani yang biasa gunakan akses jalan tersebut saat ini terganggu.
Amblasnya akses jalan tersebut berkaitan dengan pipa PDAM yang tertanam di sepanjang bantaran irigasi.
Menurut keterangan warga, sebelum adanya pipa PDAM, kondisi jalan tak pernah alami kerusakan atau amblas.
Dalam surat yang disampaikan yang dibubuhi tandatangan secara kolektif, warga sampaikan harapannya agar akses jalan tersebut mendapatkan perbaikan.
“Sebab, jalan tersebut merupakan akses penting yang menunjang aktivitas warga serta petani selama ini,” ujar beberapa warga.
Sayangnya, surat yang disampaikan dua kali di tahun 2025, sampai saat ini tak pernah dapatkan tanggapan.
Hingga hal ini memicu pertanyaan. Mengapa surat yang disampaikan secara resmi yang dilengkapi dokumentasi serta tandatangan warga tak direspon pihak DPRD Purwakarta.
Apakah dibalik tak responnya DPRD Purwakarta tersebut berkaitan dengan kepentingan salah satu anggotanya.
Ataukah wakil rakyat saat ini sudah tak mau lagi urus kepentingan masyarakatnya.
Padahal, harapan masyarakat yang tinggal disekitar bantaran irigasi sederhana.
Mereka hanya inginkan adanya pemulihan, perbaikan akses jalan yang selama ini baik-baik saja, sebelum adanya pipa PDAM yang ditanam.
“Terlepas dari pertanggungjawabannya melibatkan pihak PDAM, PSDA, atau PJT, kami tidak mau tahu. Yang kami mau ada tindaklanjut dari DPRD selaku wakil kami untuk memanggil pihak-pihak terkait diatas, agar ada perbaikan,” pungkas warga.
(Red)











