Dugaan Mark Up Harga di Pengadaan Hewan Ketahanan Pangan Desa Darangdan di Ungkap Warga
Purwakarta // Bramastanews_Keberadaan hewan ketahanan pangan Desa Darangdan, Kecamatan Darangdan sebelumnya jadi sorotan warga.
Hingga persoalan tersebut jadi bahan komentar nitizen di sosial media, pasca beritanya diangkat kepermukaan.
Menurut warga, domba dari ketahanan pangan tahun 2024 tersebut tak lagi nampak pasca lebaran Idul Adha.
Kini, pemerintah Desa Darangdan klaim telah mengembalikan domba ketahanan pangan tersebut.
Kepada awak media, Kades Darangdan sampaikan bila Kelompok Peternak telah membelikan kembali belasan domba ketahanan pangan yang sebelumnya disebut tak ada wujudnya.
“Perwakilan kelompok peternak belanja sebanyak 15 ekor,” ujar Kades.
Sayangnya, keterangan yang disampaikan narasumber kepada awak media, jumlah domba yang ada hanya 13 ekor.
Menurut informasi yang diperoleh dari sumber lainnya, saat awal pembelian hewan domba tersebut, sarat praktik pemahalan.
“Domba yang datang sebagai realisasi pelaksanaan program ketahanan pangan tahun 2024, kondisinya masih kecil-kecil, harganya ditaksir antara Rp 1,2 sampai Rp 1,3 jutaan,” ujar narasumber.
“Infonya domba-domba tersebut dibeli dengan anggaran Rp 1,6 sampai Rp 1,7 juta per ekor,” tambah si narasumber.
Lantas berapa sebenarnya jumlah hewan ketahanan pangan seluruhnya.
Sampai berita dimuat Kepala Desa Darangdan nampak enggan berikan jawaban atas konfirmasi yang disampaikan awak media.
(Yuda/Tim)










