STEIITB Gelar Seminar Teknologi FFTA, FWA, dan Mobile Broadband: Strategi Terbaik untuk Akses Digital Indonesia

oleh -141 Dilihat

Bandung – Bramastanews. Com.

Sekolah Tinggi Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEIITB) bekerjasama dengan Komdigi, my Republik, ZTE, dan ATSI menggelar seminar teknologi dengan topik “Strategi Terbaik untuk Akses Digital Indonesia” pada Selasa (07/04/26).

*Dr. Ir. Ian Josef: Responsivitas dan Kecepatan Akses Digital*

Dr. Ir. Ian Josef Matheus Edward, MT, menyatakan bahwa responsivitas dan kecepatan akses digital sangat penting dalam meningkatkan kualitas layanan. “Responsivitas di mana seberapa cepat perhatian penyedia layanan merespon permintaan atau keluhan pelanggan, dan kecepatan akses digital sangat penting dalam meningkatkan kualitas layanan,” katanya.

Media transmisi saat ini adalah terbagi dua ada emi (electromagnetic interference dan RFI ( radio frequency interference) di mana kecepatan tergantung tergantung dari fiber optik ada yang dari kawat tembaga dan juga dari udara atau wearless.

BACA JUGA  Sebanyak 65 Sekolah di Kabupaten Garut Mendapatkan Penghargaan Sekolah Adiwiyata

Pada intinya tergantung kecepatan jarak interferensi keamanan dan instalasi

*Dr. Denny Setiawan: Fiberisasi sebagai Prioritas*

Dr. Denny dari Komdigi menyatakan bahwa fiberisasi harus menjadi prioritas dalam pengembangan konektivitas digital nasional. “Fiberisasi sebagai prioritas, teresterial wearless dan satelit Last resort yang penting. Di Asia, jumlah broadband Indonesia nomor 2 terbawah karena selama 20 tahun naik 20% dan sebagai tantangan bagi kita,” katanya.

Roadmap infrastruktur digital dimana perlu fiberisasi kecamatan, SKKL, Fixed Broadband dan kita akan terus upgrade ke teknologi terbaru.

Komdigi lakukan strategi pertama dimana transparansi pasar dan Jaminan kualitas .
Strategi kedua dimana open acces danbrasionalisasi tarif indonesia timur .
Fokus ketiga dimana modernisasi regulasi dan modal minim aset.

Program ke empat dimana percepatan fiberisasi masif sampai kecamatan apalagi akan ada WFH yang akan diberlakukan.
Yang kelima adalah rilis 5G yang penting dimana konsisten saling melengkapi dimana kita butuh satelit, fiber optik dan operator.

BACA JUGA  LKP Revi Model Akademi (RMA) Harap Pemkot Bandung Dukung Pelatihan Modeling Terstruktur
Terakhir pemetaan akses digital bersama untuk bisa memberikan yang tercepat dan terbaik sekarang ini terutama teknologi Fiber, pungkasnya

*Merza Fachys: Tantangan Infrastruktur Digital*

Merza Fachys, Ketua ATSI, menyatakan bahwa tantangan infrastruktur digital Indonesia masih besar, seperti spektrum yang kurang dan sulitnya membangun infrastruktur. “Tantangan kita spektrum yang kurang serta sulit membangun infrastruktur serta perlu registrasi cost dari kemampuan para operator seluler,” katanya.

Sekarang ini yang harus kita lakukan adalah membasmi yang tumbuh ilegal sehingga dan yang penting teknologi ada dua bagian dimana fix untuk dirumah dan dikantor dan yang mobile kita pakai di jalan, di mobil sehingga tantangan kita adalah FWA 5G adalah FTTH dengan 5G pada Last milenya dengan sistem fibre optik sebagai akses.

BACA JUGA  Luar Biasa !! Guru SMK Cibitung1 Mengantarkan dan Serahkan Langsung Kesetiap Rumah Ijazah yang Tidak Diambil Siswa

Akhirnya layanan FTTH dan seluler harus terus dikembangkan bersama sehingga peran pemerintah menjadi unsur pengetatan dalam hal ini kaji ulang nilai BHP spektrum dan kebijakan pengalokasian spektrum, penyeberangan perizinan dan intensifikasi dana USO dan gali peluang sumber dana baru, pungkasnya.

*Hendra: Fokus pada Fix dan Mobile Broadband*

Hendra dari my Republik menyatakan bahwa perusahaannya fokus pada fix dan mobile broadband untuk meningkatkan akses digital di Indonesia. “Kita sudah beroperasi hampir di seluruh Indonesia dengan akses 90 kota saat ini. Kita fokus di fix dengan berusaha memaksimalkan jaringan sampai kelurahan,” katanya.

Seminar ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan strategi terbaik untuk meningkatkan akses digital di Indonesia.

*nengsih”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *