Jalan Mulus Pejabat Berkasus Dapat Bonus Jabatan Bagus

oleh -95 Dilihat
oleh

Jalan Mulus Pejabat Berkasus Dapat Bonus Jabatan Bagus

Purwakarta // Bramastanews_Manajemen ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, kini berada di titik ironi yang memprihatinkan.

Disaat regulasi menuntut meritokrasi, integritas, dan rekam jejak bersih sebagai syarat utama promosi jabatan, sayangnya yang terjadi nampak sebaliknya.

Masalah administratif, etik, bahkan dugaan kasus dan temuan, berubah menjadi karpet merah menuju jabatan yang lebih tinggi.

BACA JUGA  Kabar Kejagung OTT Beberapa Pejabat di Purwakarta Hebohkan Publik

Alih-alih menjadi penghambat karier, rekam jejak bermasalah tersebut justru tak menjadi variabel penilaian.

ASN yang pernah terseret polemik, gagal kelola program, atau meninggalkan persoalan struktural, tetap melenggang mulus dalam rotasi, mutasi, promosi jabatan.

Disisi lain, ASN yang bekerja senyap, berprestasi, dan patuh terhadap sistem, kerap tersingkir tanpa alasan objektif yang transparan.

Secara normatif, Undang-Undang ASN, PP Manajemen PNS, serta Komisi Pengawasan menegaskan bahwa promosi jabatan harus berbasis kompetensi, kinerja, integritas dan rekam jejak.

BACA JUGA  Apa Kabar Program "Jam Malam KDM" di Purwakarta

Namun pada praktiknya, yang terjadi di Purwakarta menunjukkan degradasi merit system menjadi sekadar formalitas administratif.

Uji kompetensi, asesmen, dan mekanisme evaluasi diduga hanya menjadi pintu legalisasi keputusan yang sudah ditentukan sebelumnya.

Jika dibiarkan, pola ini melahirkan dampak serius terhadap normalisasi pelanggaran, demoralisasi birokrasi, penurunan kualitas layanan publik, dan potensi konflik kepentingan dan impunitas.

BACA JUGA  Tiga Lokasi Penampungan Limbah Batubara di Cijantung Purwakarta Akhirnya Disegel DLH & Satpol PP

Pertanyaannya, siapa yang bertanggungjawab atas kondisi tersebut.

Di mana peran BKPSDM sebagai penjaga sistem merit..?

Apakah Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) menjalankan kewenangannya secara objektif..?

Mengapa Inspektorat Daerah tidak menjadikan rekam jejak masalah sebagai indikator risiko jabatan..?

Sampai kapan Komisi Pengawasan ASN dan APH hanya menjadi penonton pasif..?

BACA JUGA  Anggaran Pengadaan Web Site Desa Sarat Kejanggalan, DPMD Purwakarta Akui Tak Tahu Menahu

Jika kasus malah jadi jalan mulus bahkan menjadi karpet merah, dan jabatan dijadikan hadiah bagi mereka yang meninggalkan persoalan, maka birokrasi Purwakarta sedang berjalan mundur.

Sebab promosi tanpa integritas adalah bom waktu pemerintahan.

Reformasi birokrasi sejatinya tak runtuh karena kekurangan aturan, melainkan karena keberanian untuk menegakkan aturan dihentikan oleh kepentingan.

sumber: AMY

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *