,

Material Diduga Tak Sesuai Spek kembali Ditemukan di Proyek PU Purwakarta, Kinerja Pengawasan Dipertanyakan

oleh -554 Dilihat
oleh

Material Diduga Tak Sesuai Spek kembali Ditemukan di Proyek PU Purwakarta, Kinerja Pengawasan Dipertanyakan

Purwakarta // Bramastanews_Penggunaan material diduga tak sesuai spek kembali ditemukan dalam kegiatan pengadaan barang jasa pemerintah di Dinas PU Purwakarta.

BACA JUGA  Marak Hasil Pembangunan Berkualitas Buruk, PJ Bupati Layak Ganti KADIS PUPR Purwakarta

Peningkatan jaringan irigasi dengan nilai anggaran sebesar Rp.198.882.000,00 yang dikerjakan CV. Arsyila Kusuma Wijaya terpantau gunakan material batu yang pengadaannya tuai pertanyaan.

Diduga material batu tersebut bukan jenis material yang umumnya digunakan dalam kegiatan pembangunan dengan anggaran jelas yang sebelumnya lalui tahapan perencanaan.

BACA JUGA  Penggunaan Material Tak Berkualitas Pada Pelaksanaan Kegiatan Proyek Dari Dinas PU Berpotensi Cepat Rusak

Seperti diketahui, dalam kegiatan proyek pemerintah, pelaksanaan kegiatannya diatur oleh berbagai ketentuan sebagai pedoman.

Agar pembangunan yang dilaksanakan mencapai hasil sesuai yang direncanakan, sehingga baik kualitas maupun kuantitas kegiatan dapat tercapai.

Sayangnya, capaian kualitas dalam sebuah pembangunan hanya akan menjadi omong kosong semata, bila dalam pelaksanaanya gunakan material tak berkualitas.

BACA JUGA  Tercium Aroma KKN Di Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU Purwakarta Yang Akibatkan Buruknya Kualitas Pekerjaan

Seperti halnya yang terjadi pada kegiatan pengadaan barang jasa pemerintah di peningkatan jaringan irigasi paket 34.

Ironisnya, penggunaan material yang diduga tidak sesuai spek tersebut seolah luput dari pengawasan.

BACA JUGA  Dugaan Jual Beli Paket Pokir Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Menguat, APH Diminta Usut

Padahal pada umumnya, setiap pelaksanaan kegiatan melibatkan pihak lain yang bertugas lakukan pengawasan.

Sampai berita diturunkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan pihak-pihak terkait di pekerjaan jaringan irigasi tersebut.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *