Kota Bandung Hidupkan Semangat Diplomasi Asia-Afrika Lewat Pertemuan Pramuka Dunia

oleh -454 Dilihat
filter: 0; jpegRotation: 180; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.13020831, 0.13020831); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 50.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Kota Bandung, – Branastanews. Com.

Semangat solidaritas Konferensi Asia Afrika 1955 kembali bergaung di Kota Bandung. Kota Bandung resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan The 17th International Scout and Guide Fellowship (ISGF–AISG) Asia Pacific Region Gathering 2025.

Acara diawali dengan Welcome Dinner di Pendopo Kota Bandung, Senin 15 September 2025, yang dihadiri ratusan delegasi dari 18 negara.

 

 

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak semua delegasi untuk melihat Bandung bukan hanya sebagai kota sejarah, tetapi juga sebagai pusat perjumpaan budaya dan gagasan.

Ia menyebut forum ISGF-AISG Asia Pacific Region Gathering 2025 sebagai wujud people-to-people diplomacy yang tak bergantung pada politik atau ekonomi semata.

BACA JUGA  LQ indonesia Law Firm: Adanya Dakwaan Alternatif Pertanda Jaksa Tidak Yakin Dalam Perkara KSP SB

“Diplomasi ini adalah ikatan antarindividu, antarbudaya, yang lahir dari hati dan pikiran kita untuk tujuan bersama,” ungkapnya.

Farhan juga mengaitkan pertemuan internasional ini dengan sejarah panjang diplomasi Bandung. Ia mengingatkan, pada 1955, Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika yang melahirkan solidaritas bangsa-bangsa baru merdeka.

“Semangat solidaritas Asia-Afrika itu terus kita hidupkan, termasuk dalam pertemuan Asia Pacific Region Gathering 2025 ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Farhan menitipkan pesan penting kepada generasi muda pramuka Indonesia. Ia meminta mereka membuka diri untuk belajar dari pengalaman para senior, sekaligus memberi ruang bagi gagasan baru dari kaum muda.

“Ketika harapan anak muda bertemu dengan pengalaman para senior, akan lahir hadiah indah bagi hari ini,” katanya.

BACA JUGA  Cegah Gejala Stunting, Pemdes Wungkolo Lakukan Rembuk Stunting
Sementara itu, Ketua ISGF–AISG Asia Pacific Region Committee, Mariyam Shakeela menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kota Bandung.

“Keramahan Wali Kota Bandung membuat kami merasa bukan hanya sebagai tamu, tetapi seakan menjadi keluarga. Bandung bukan hanya kota dengan arti sejarah, tetapi juga cerminan nilai kebersamaan dan persaudaraan,” ujarnya.

Menurut Mariyam, semangat Bandung yang lahir dari Konferensi Asia Afrika tetap relevan hingga kini.

“Gerakan pramuka dan pandu, sama seperti Bandung, selalu tentang membangun jembatan lintas budaya, bangsa, dan generasi,” ucapnya disambut tepuk tangan para delegasi.

BACA JUGA  Hari Jadi Koperasi Yang 77 Tahun Hadiri Prof. Dr. Achmad Soebagdjo

Ketua Umum Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda (Hipprada) Indonesia, Ahmad Rusdi menuturkan, pertemuan ini menjadi bentuk penghormatan atas sejarah panjang Hipprada.

“Tema kali ini adalah Festival Keberagaman, sejalan dengan semangat Bandung sebagai kota toleran, multikultur, dan kreatif,” katanya.

17th ISGF-AISG Asia Pacific Region Gathering 2025 akan berlangsung pada 15-19 September 2025 dengan berbagai agenda diskusi, pertukaran pengalaman, serta kegiatan budaya.
*nengsih*

Penulis: Suhaeb Rizal M

Gambar Gravatar
Direktur Di PT. Internusa Media Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.