Dikerjakan Oleh CV. Alfiar Dengan Anggaran Rp. 1.4 M, Kualitas Bangunan SDN Karang Asih 01 Diragukan

oleh -168 Dilihat

KABUPATEN BEKASI || Proyek yang berjudul Pembangunan ruang kelas baru SDN Karang Asih 01, Kecamatan Cikarang Utara, bersumber dari anggaran dari APBD pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang dikerjakan oleh CB. Alfiar, diragukan mutu dan kualitasnya.

 

Hal itu di ungkapkan oleh Davi selaku anggota LSM Gada Sakti Nusantara (GANAS) dirinya memaparkan, harga kontrak dengan nilai Rp. 1.469.168.000 (Satu Milyar Empat Ratus Enam Puluh Sembilan Juta Seratus Enam Puluh Delapan Ribu Rupiah), harus mendapat perhatian khusus dari pengawas serta konsultan.

BACA JUGA  Datang Dan Hadiri Konser Syalala Fest Di Meikarta Central Park Dengan Sederetan Artis Ternama

 

Pasalnya, menurut pantauan dirinya selaku sosial kontrol pekerjaan tersebut diragukan kualitasnya, dirinya menemukan adanya pengecoran pada konstruksi cakar ayam (Footplat) ini merupakan bentuk pondasi umum yang digunakan pada bangunan bertingkat yang diduga dikerjakan dengan asal asalan.

Gambar adalah Pungkasan Video Dokumentasi LSM Ganas
Gambar adalah Pungkasan Video Dokumentasi LSM Ganas

“Kualitas dan mutu pada pembangunan itu sangat di ragukan, sementara kondisi lobang cakar ayam yang sudah digali penuh dengan air, bagaimana mutu adukan itu bisa dibenarkan.” Terangnya kepada awak media Kamis (20/06/2024).

 

Sementara, masih kata Davi pengecoran coran pada tiang cakar ayam ini menjadi dasar kekuatannya pembangunan, dirinya juga menanyakan dimana peran pengawas serta Konsultan sehingga diduga adanya pembiaran dalam pekerjaan seperti itu.

BACA JUGA  KPU-RI dan Polri Bersinergi Dalam Mendukung Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024

 

“Bukan kah seharusnya di keringkan terlebih dahulu lobang yang akan menanam cakar ayam tersebut, agar kualitas coran yang dituangkan pada lobang cakar ayam tidak mengurangi mutunya.” Ujarnya.

 

Dirinya menegaskan, bahwa LSM Ganas akan terus mengawal kegiatan pembangunan ruang kelas baru di SDN Karang Asih 01 ini, ada beberapa aitem patal yang mampu merugikan banyak pihak jika hal itu dibiarkan.

 

“Kami terus kumpulkan temuan temuan kami pada proyek tersebut sampai selesai, karena hal ini akan kami sampaikan kepada dinas yang terkait bahkan kami juga akan melaporkannya kepada BPK Jawa Barat agar mengkaji temuan yang ada di lapangan yang dikerjakan oleh CV. Alfiar.” Pungkasnya.

BACA JUGA  Pemda Konkep Sebut Nominal Tunjangan BPD Telah Proporsional.

 

Tentunya pembangunan yang menggunakan APBD Kabupaten Bekasi kami sosial kontrol akan terus mengawal dan mengawalnya, demi mencegah adanya kerugian uang negara dan menghindari perbuatan dari oknum kontraktor yang nakal demi keuntungan pribadi maupun kelompok.

 

Reporter : (Latif)