Destinasi Wisata Alam Kabupaten Garut Wilayah Selatan
GARUT – BRAMASTANEWS.COM, Batu Tumpang adalah julukan sebuah Batu besar dengan ketinggian ideal yang berada di Bumi Kabupaten Garut Jawa Barat Kp. Cikembar, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi. Kata Batu Tumpang sendiri berasal dari Bahasa Sunda yaitu “patumpuk/patindih” artinya “numpuk/tersusun” menjadi satu kesatuan yang secara struktural tersusun alami menjulang ke atas. Keunikan lain yang dimiliki selain bentuknya raksasa juga memiliki bukit tebing yang sangat terjal (jurang) dengan kemiringan 45° ketinggian (+/-) 87 m di atas permukaan tanah serta hamparan di puncak seluas (+/-) 7 x 4 m.

Untuk sampai ke tempat tujuan sangatlah mudah selain lokasinya tepat di pinggir jalan raya di dukung akses jalan yang sangat baik termasuk kualitas sinyal seluler sangat kuat. Selama perjalanan akan dimanjakan dengan pelbagai pemandangan alam yang indah dan mempesona dikelilingi kebun teh, perbukitan serta udara yang sejuk seakan-akan melewati puncak Bogor.
Batu Tumpang selain memiliki nilai tersendiri ternyata sebagai jalan penghubung Garut Kota menuju Laut Pameungpeuk atau wilayah selatan. Secara statistik hampir setiap tahunnya terutama dalam menyambut liburan banyak pengunjung, pelancong baik domestik maupun manca negara dalam perjalanan menuju laut pameungpeuk singgah sejenak untuk menikmati keindahan alam sekitar yang di kelilingi taman teh milik PTPN.
Keberadaan Batu Tumbang tidak hanya menyuguhkan pemandangan dan fenomena indah tapi menyimpan cerita unik di luar nalar manusia.
Menurut beberapa warga setempat kadang kadang ada penampakan sosok kakek berpakaian putih keanehan tapi tidak menakutkan bahkan tidak pernah mengganggu kepada siapapun.
Dalam wawacara Tim Telusur dengan salah seorang warga Nana, tidak tahu persis keberadaan Batu ini, sejak saya kecilpun sudah ada. Yang jelas banyak pengunjung dan pemanjat tebing bahkan TNI sering melakukan latihan panjat tebing. Sebetulnya selain ini masih ada lokasi wisata lainnya di daerah ini yaitu tiga air terjun, tapi yang terkenal ini. Harapan kami sebagai warga setempat pemerintah secepatnya melakukan pembenahan dan penataan agar perekonomian di sini meningkat dan mengingat banyaknya pengunjung dan komunitas panjat tebing. katanya
Dibalik keindahan Batu Tumpang
Pemillik warung depan lokasi Ateng mengungkapkan. Saya sudah 30 tahun sambil buka warung depan batu ini. Tidak tahu pasti, benar di sini kadang suka ada sosok orang tua tapi itupun hanya bisa dirasakan orang yang memiliki kemampuan khusus, tapi tidak menakutkan, malah kalau percaya sosok tersebut suka memberi arahan dan informasi “hati hati” nanti ada kejadian alam.
Kata kakek saya almarhum bahwa Batu Tumpang merupakan pintu gerbang ghoib menuju Leuweung Sancang dan itu dibenarkan oleh para normal yang mempercainya.
Bahkan beberapa paranormal dari cirebon, karawang, Bandung, Purwakarta bahkan di luar pulau jawa pernah mencoba mendeksi bahwa Batu Tumpang merupakan Pintu Gerbang ghoib menuju Leuweung Sancang Pameungpeuk. Juga mendekteksi adanya benda pusaka “mustika merah delima”. Beberapa paranormal mencoba,
semua tergantung milik dan jodohnya untuk memiliki mustika itu. Orang Pameungpeuk pernah mendapatkannya kurang lebih dua tahun tapi dikembalikan ke tempat ini kembali dengan alasan tidak kuat, ketika memilikinya dituduh, difitnah dalam waktu singkat kaya, banyak orang bertamu. pungkasnya
Batu Tumpang hanya sebagian kecil dari sekian banyak lokasi wisata potensial di Kabupaten Garut yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah maupun swasta agar lebih baik dan layak dikunjungi. Destinasi Wisata merupakan bagian dari pariwisata yang perlu dikembangkan sebagai aset daerah sehingga perlu di kemas sedemikian rupa sehingga wajah Kota Intan Garut semakin bersinar, berwibawa dan memiliki nilai tambah di mata publik.
(Misy)












