TMMD 129 Ditutup, Danrem Potong Pita Resmikan Hasil Pembangunan Mekarmukti

oleh -23 Dilihat

CIANJUR – TMMD Ke-129 di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, resmi ditutup Kamis (13/8/2026). Selama sekitar sebulan, jalan dibeton, diaspal, MCK dibangun, pipanisasi dikerjakan dan rumah tidak layak huni direhabilitasi. Seluruh sasaran dinyatakan 100 persen rampung.

Upacara penutupan dipimpin Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., M.Tr. (Han), dihadiri Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf. Bistok Barry Simarmata serta sekitar 300 peserta.

Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Thomas Rajunio mengatakan, TMMD merupakan bentuk nyata kolaborasi TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat untuk menghadirkan pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan warga.

“Ini tidak lain dan tidak bukan merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan TNI, dibantu Polri, untuk sepenuh-penuhnya kemaslahatan rakyat,” ujarnya.

Menurut Thomas, pelaksanaan TMMD sekitar satu bulan bukan sekadar mengejar target pembangunan fisik. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dari program tersebut.

BACA JUGA  Lagi-Lagi!! Listrik Padam, Kades Kota Baru: PLN Tidak Serius Atasi Persoalan Jaringan

“Memang satu bulan itu waktu yang cukup singkat. Tetapi persiapannya sudah dibicarakan sejak April bersama pemerintah daerah. Tentunya bukan hanya pembangunan fisik, tetapi pembangunan sumber daya manusia. Itu yang paling kita inginkan,” tegasnya.

Ia juga memastikan hasil pembangunan telah melalui pengecekan. Bahkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, sasaran fisik dan nonfisik telah selesai sesuai target dan sebelumnya telah diperiksa Mabesad.

“Dari laporan tadi seluruh pembangunan fisik dan nonfisik sudah dilaksanakan. Bahkan pada hari ke-20 sekian sudah ada pengecekan dari Mabesad dan dinyatakan sesuai standar yang kita inginkan,” katanya.

Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf. Bistok Barry Simarmata memastikan seluruh sasaran TMMD rampung 100 persen. Betonisasi jalan, pengaspalan, TPT, lima unit MCK, pipanisasi hingga rehabilitasi Rutilahu kini dapat dimanfaatkan masyarakat.

BACA JUGA  *KOMPI :Terkait Pengisian Jabatan Hasil Seleksi JPT, Pj.Bupati Bekasi Pertimbangkan Secara Objektif*

“Alhamdulillah 100 persen seluruhnya sudah terlaksana. Harapannya tentu masyarakat yang menikmati hasilnya. Mobilisasi masyarakat semakin baik, begitu juga MCK, pipanisasi dan Rutilahu, semuanya untuk kebaikan masyarakat,” katanya.

Namun, ada satu angka yang belum bisa ikut ditutup: jumlah jalan rusak di Cianjur yang masih menunggu giliran.

Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian mengakui masih banyak ruas jalan yang membutuhkan perhatian. Pemerintah daerah berjanji melanjutkan pembangunan secara bertahap melalui kolaborasi seluruh stakeholder.

“Kami menyadari masih terdapat banyak ruas jalan lainnya yang perlu kita perbaiki. Insyaallah bersama seluruh stakeholder, kami akan bergotong royong melakukan pembangunan,” ujarnya.

Kepala Desa Mekarmukti Rudi Indra Permana mengaku bersyukur atas kehadiran Satgas TMMD. Menurutnya, program tersebut telah mengubah wajah desanya.

BACA JUGA  Keuangan Fantastis Bacalon Bupati Purwakarta Ini Jadi Sorotan dan Disebut Tak Lazim, Siapakah Dia ?

“Kehadiran Satgas TMMD telah mengubah wajah desa kami. Jalan yang mulus, air yang mengalir, rumah yang layak serta ilmu yang bermanfaat menjadi anugerah luar biasa,” katanya.

Rudi menegaskan warga berkomitmen menjaga seluruh hasil pembangunan. Sebab, bagi masyarakat, berakhirnya TMMD bukan berarti berakhirnya semangat gotong royong.

Di Mekarmukti, jalan sudah lebih mulus dan fasilitas dasar bertambah layak. Tetapi di luar desa itu, masih ada ruas jalan yang menunggu perhatian.

TMMD boleh ditutup, pekerjaan rumah jangan ikut ditutup. Angka 100 persen boleh menjadi capaian di Mekarmukti, tetapi bagi Cianjur, itu seharusnya menjadi awal untuk mengejar pembangunan di wilayah lainnya***(Cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *