Kota Bandung Butuh Strategi Cerdas Kelola Dinamika Politik

oleh -99 Dilihat
filter: 0; jpegRotation: 180; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 36.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Kota Bandung, -Bramastanews.Com.

Ketua DPRD Kota Bandung, H Asep Mulyadi, menekankan pentingnya strategi cerdas dalam mengelola dinamika politik di Kota Bandung. Yang di selenggarakan oleh Bakesbangpil Kota Bandung  Hal ini disampaikan dalam acara pendidikan politik bertema “Sinegritas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik” di Hotel Astrilia, Jalan Peta, Bandung. Rabu 4/3/2026.

Asep Mulyadi menjelaskan bahwa Kota Bandung memiliki kelebihan sebagai kota pendidikan dan pusat ekonomi kreatif, namun juga memiliki tantangan dalam mengelola dinamika politik. “Kota Bandung adalah kota yang sangat dinamis, namun kita harus mengelola dinamika ini dengan bijak agar tidak berubah menjadi ketegangan politik,” ujarnya.

BACA JUGA  Bansos BPNT 2024 Masih Berbentuk Sembako, Bukti Pejabat Dinas Sosial Purwakarta Tak Becus Kerja

Dalam acara yang dihadiri oleh pejabat BaKesbangpol Kota Bandung dan forum mitra, Asep Mulyadi menekankan tiga dimensi penting dalam menjaga stabilitas politik, yaitu pendidikan, ekonomi kreatif, dan investasi. “Kita harus mengelola potensi-potensi ini dengan baik agar tidak menjadi sumber ketegangan politik,” katanya.

Asep Mulyadi juga menyoroti potensi polarisasi pasca pemilu dan tegangan antara eksekutif dan legislatif sebagai tantangan dalam menjaga stabilitas politik. “Kita harus mampu mengelola perbedaan dan memprioritaskan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asep Mulyadi juga menekankan pentingnya kolaborasi dan gotong royong dalam menjaga stabilitas politik. “Gotong royong adalah jiwa bangsa Indonesia, kita harus bekerja sama untuk menjaga stabilitas politik di Kota Bandung,” katanya.

BACA JUGA  Galeri Patrakomala Diresmikan, Jadi Etalase Kreativitas dan Kebanggaan Warga Bandung"*

Acara pendidikan politik ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, partai politik, dan ulama, yang diharapkan dapat menjadi contoh teladan dalam menjaga stabilitas politik di Kota Bandung.

Dengan demikian, Asep Mulyadi berharap bahwa Kota Bandung dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola dinamika politik dan menjaga stabilitas politik.

Asep Mulyadi juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga stabilitas politik. “Kita harus sadar bahwa stabilitas politik adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Dalam acara ini, Asep Mulyadi juga menyampaikan beberapa data makro yang menunjukkan stabilitas politik Kota Bandung, seperti pertumbuhan ekonomi 4,99% dan pengangguran terbuka 7,4%.

BACA JUGA  Biaya Pembuatan Sertifikat Gratis (PTSL) di Desa Gandasoli Kecamatan Tanjungsiang Subang Capai 2,5 juta?

Acara pendidikan politik ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menjaga stabilitas politik di Kota Bandung dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya stabilitas politik.

*nengsih*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *