Warga Terkena DBD, UPTD Puskesmas Karang Bahagia Gerak Cepat Lakukan Giat Fogging

oleh -80 Dilihat

KABUPATEN BEKASI || Mendapat informasi dari masyarakat ada yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), UPTD Puskesmas Karang Bahagia gerak cepat lakukan Fogging di tengah lingkungan masyarakat Kp. Pulo Bambu Rt03/01, Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jumat (27/02/2026).

Heni Fatmasari selaku Kepala UPTD Puskesmas Karang Bahagia mengatakan, dengan adanya laporan dari masyarakat, pihak puskesmas sudah melakukan cek ke lokasi, dan hal itu sudah di PE untuk jadwal fogging yang sudah di rencanakan.

Dirinya juga memaparkan, fogging adalah tindakan pengasapan menggunakan insektisida untuk membunuh nyamuk dewasa, terutama pembawa virus DBD (Aedes aegypti), guna mencegah penyebaran penyakit.

BACA JUGA  Ikut Kompetisi LKBB Sepulau Jawa, SMAN 1 Karang Bahagia Raih 4 Piala

Masih kata Kepala Puskesmas (Kapus), tindakan fogging ini bukan berarti dapat menghilangkan nyamuk sepenuhnya, karena peran serta masyarakat lingkungan sangat di butuhkan.

“Ya karena sebenernya yang terbaik itu warga sekitar dapat menjaga kebersihan lingkungan, dari got, sampah disekitar, serta genangan air itu semua harus dibersihkan secara bersama sama.” ujarnya Heni Fatmasari kepada media.

Masih kata Kapus, “Sedangkan fogging ini hanya mampu bertahan selama 2 (dua)hari untuk mengusir nyamuk, di hari ke 3 (tiga) tidak menutup kemungkinan nyamuk itu akan ada lagi.” jelasnya.

BACA JUGA  Cabang Cikarang Sebagai Tuan Rumah Acara Pertemuan Dharmayukti Karini Provinsi Jawa Barat

Dirinya berharap, agar masyarakat lebih meningkatkan lagi kepeduliannya untuk menjadikan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Demi menjaga kenyamanan lingkungan yang aman nyaman bersih dan sehat, maka kita selaku warga negara harus meningkatkan kembali kepedulian kita terhadap lingkungan disekitar kita.” pungkasnya.

Sebelumnya dilakukan Fogging di Kp. Pulo Bambu RT 03/01 Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, sudah ada beberapa warga yang terdiagnosis DBD, dari anak kecil hingga dewasa, Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi mendadak (40°C), nyeri sendi/otot, dan ruam. Jika terlambat ditangani, DBD dapat menyebabkan pendarahan serius, syok, bahkan ada salah satu warga menjadi korban ganasnya DBD hingga kematian.

BACA JUGA  Ratusan Emak Emak Cikarang Utara Ikuti Senam Gemoy Bersama BRILIAN

 

Reporter : (Latif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *