Rudy Susmanto Salurkan Pakan Ikan Untuk 661 Rumah Tangga Perikanan Terdampak Banjir

oleh -79 Dilihat

Rudy Susmanto Salurkan Pakan Ikan Untuk 661 Rumah Tangga Perikanan Terdampak Banjir

 

 

CISEENG,BramastaNews.com — Upaya pemulihan pascabencana terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Melalui agenda penyaluran bantuan pada 20–21 November 2025. Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyerahkan bantuan pakan ikan kepada para pembudidaya yang terdampak banjir di sejumlah wilayah.

Bantuan ini ditujukan untuk memulihkan kembali aktivitas usaha perikanan yang sempat terhenti akibat kerusakan kolam dan hilangnya stok pakan.

Untuk diketahui, penyaluran tahap awal dilakukan di Kecamatan Ciseeng dengan total 173 Rumah Tangga Perikanan (RTP) penerima bantuan. Rinciannya, Desa Ciseeng sebanyak 75 RTP, Desa Putat Nutug 70 RTP, dan Desa Cibeuteung Udik sebanyak 28 RTP. Secara keseluruhan, terdapat 661 RTP terdampak banjir di empat kecamatan. Yakni Ciseeng, Kemang, Rancabungur, dan Tajurhalang yang akan mendapatkan bantuan serupa.

BACA JUGA  Alami Tindak Kekerasan TKW Asal Purwakarta Minta Di Pulangkan, Di Duga Korban Perdagangan Orang Sebut PT.PTM Yang Memberangkatkan

Program bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan keberlanjutan usaha para pembudidaya ikan, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Penyaluran ke kecamatan lain akan dilaksanakan secara bertahap sesuai pendataan lapangan dan tingkat dampak yang dialami para pembudidaya.

Warga Desa Ciseeng, Gojali menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Bogor dan Dinas Perikanan dan Peternakan setelah menerima bantuan tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor yang telah memberikan bantuan ini untuk pakan ikan yang terdampak banjir,” ujar Bapak Gojali.

BACA JUGA  Peringati Hari Kartini, Kobarkan Semangat Juang Perempuan Wujudkan Wawonii Emas

Dukungan serupa diberikan kepada warga lainnya yakni Lomri dan Mahpudin yang merasa sangat terbantu dengan bantuan yang diterima.

Pemkab Bogor berharap melalui bantuan ini, usaha budidaya ikan dapat kembali berjalan normal, sehingga para pembudidaya mampu bangkit dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarganya setelah terdampak bencana banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *