Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Percepatan Penanganan TBC di Kabupaten Bogor

oleh -51 Dilihat

SUKARAJA,Bramasta News.com — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya dalam mempercepat penanganan penyakit tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Bogor melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal tersebut disampaikan Rudy saat menerima kunjungan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri dalam rangka mendorong percepatan penanganan TBC, di Puskesmas Cimandala, Sukaraja, Kamis (26/2).

Wakil Hadir Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), dr. Benyamin Paulus Oktavianus. Bupati Rudy Susmanto hadir bersama Forkopimda didampingi Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

BACA JUGA  Pemkab Konkep kembali meraih UHC Award 2024 yang Ketiga Kalinya

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyebut, kegiatan hari ini dilaksanakan di dua lokasi sebagai bagian dari langkah konkrit penguatan pelayanan kesehatan. Lokasi pertama adalah salah satu Puskesmas yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat paling bawah.

“Puskesmas memiliki peran penting dalam deteksi dini, pendampingan pasien, hingga memastikan terpenuhinya pengobatan TBC,” tandas Rudy.

Selanjutnya Pemkab Bogor mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan sektor kesehatan di Ruang Serba Guna I, Sekretariat Daerah. Kegiatan tersebut diikuti oleh para Kepala Puskesmas, perawat, camat, serta kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan.

BACA JUGA  Merasa Dicoreng Nama Baik Perusahaan, Kuasa Hukum PT Baramarta Lapor Polisi

Rudy menjelaskan, percepatan penanganan TBC telah menjadi bagian dari visi-misi dirinya bersama Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi. Visi tersebut disusun selaras dengan arah kebijakan Presiden Republik Indonesia dalam penguatan layanan kesehatan dan pengendalian penyakit menular.

“Sebagai salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, tentu tantangan yang kita hadapi tidaklah ringan. Penanganan TBC tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi dan sinergi bersama seluruh pihak,” jelas Rudy.

Ia berharap, melalui sinergi lintas kementerian penguatan tenaga kesehatan di tingkat kecamatan hingga desa, upaya percepatan penanganan TBC di Kabupaten Bogor dapat berjalan lebih efektif dan berdampak signifikan terhadap penurunan angka kasus di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *