PALI — Portal resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, dilaporkan sempat mengalami gangguan akibat dugaan peretasan, kamis (12/2/2026).
Gangguan tersebut membuat akses ke sistem administrasi internal tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk sementara waktu. Halaman mengalami perubahan atau gangguan teknis yang menampilkan sebuah situs judi online (judol) diduga mengarah pada upaya akses ilegal.
Belum diketahui secara pasti apakah insiden tersebut berdampak pada kebocoran data atau hanya terbatas pada tampilan dan akses masuk sistem.
Namun, peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya penguatan sistem keamanan siber di lingkungan pemerintahan daerah, terutama pada infrastruktur digital yang berkaitan langsung dengan layanan publik.
Serangan terhadap akun resmi pemerintah daerah bukan kali pertama terjadi. Pada 2024 lalu, akun media sosial resmi Diskominfo PALI juga dilaporkan sempat mengalami insiden serupa.
Pengamat keamanan siber A. Rahmad, ST., S.Kom., menilai, serangan terhadap portal pemerintah umumnya memanfaatkan celah keamanan sistem.
Ia menegaskan audit dan penelusuran internal diperlukan untuk memastikan sistem telah sepenuhnya aman dan tidak terjadi kompromi data.
“Upaya mengidentifikasi sumber dan pola serangan, audit forensik digital diperlukan untuk mengetahui metode serangan (phishing, dll.) serta titik lemah sistem apakah serangan berasal dari dalam atau luar jaringan,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten PALI melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bergerak cepat merespons insiden tersebut. Dalam waktu singkat, tim teknis melakukan upaya penanganan dan pemulihan sistem.
Beberapa saat setelah gangguan terdeteksi, akses portal resmi Pemkab PALI take down sementara dan sedang dilakukan maintenance.











