KURI Parung Resmi Beroperasi, Bupati Bogor Tekankan Pelayanan Kesehatan Merata

oleh -83 Dilihat

Parung,BramastaNews.com– Bupati Bogor Rudy Susmanto, meresmikan peningkatan Klinik Utama Rawat Jalan Parung menjadi Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung, guna

meningkatkan layanan kesehatan berkualitas yang mudah diakses bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bogor khususnya wilayah Parung. Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan bus sekolah secara simbolis bagi masyarakat Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, yang berlangsung di KURI Parung, pada Selasa (23/12/25).

Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

“Derajat kesehatan adalah hak setiap manusia. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus hadir dan memastikan pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh warga, tanpa terkecuali,” ujarnya.

Bupati Rudy menambahkan, Pelayanan kesehatan yang prima, didukung fasilitas yang memadai, merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, maju, dan sejahtera.

BACA JUGA  Gubernur Jabar Hadiahkan Alun-alun Setu Ajarwana pada Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-73

“Alhamdulillah hari ini kita meresmikan Klinik Utama Rawat Inap Parung, yang sebelumnya merupakan Klinik Utama Rawat Jalan,” katanya.

Perlu diketahui, KURI Parung kini dilengkapi fasilitas rawat inap yang memadai yakni Ruang Dr. Leimena: Rawat inap laki-laki dengan 10 tempat tidur. Ruang Cut Nyak Dien: Rawat inap perempuan dewasa dengan 4 tempat tidur. Ruang Ade Irma Suryani: Rawat inap anak dengan 6 tempat tidur dan Instalasi Gawat Darurat (IGD): 4 tempat tidur, sehingga total kapasitas mencapai 24 unit.

Klinik ini juga didukung 28 perawat profesional yang siap memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Transformasi ini menjadi langkah strategis pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan layanan kesehatan berkualitas yang mudah diakses bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya wilayah Parung dan sekitarnya.

BACA JUGA  Di Duga Campur Daun Jenis Lain Serta Daun Kering Bekas Produksi, Pengusaha Teh di Cisomang Barat di Duga Lakukan Praktik Curang

Bupati Rudy menyampaikan, terima kasih kepada seluruh pihak terkait. Apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Kesehatan, perangkat daerah terkait, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari penyelesaian perizinan hingga memastikan kesiapan operasional, sehingga Klinik Utama Rawat Inap Parung dapat diresmikan.

“Semoga layanan kesehatan tingkat lanjut bagi masyarakat semakin efektif, efisien, dan terjangkau, serta memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.

Kemudian, Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty menjelaskan,

Klinik Utama Rawat Inap Parung kini telah memiliki unit gawat darurat yang beroperasi 24 jam, serta 20 tempat tidur rawat inap yang terdiri dari 14 ruang dewasa dan 6 ruang anak-anak.

BACA JUGA  Dengan Bermodalkan SK Fidusia Debt Collektor Berhasil Bawa Uang 10 Juta Rupiah,Ini Kata si Korban

Layanan klinik yang tersedia meliputi kebidanan dan kandungan, penyakit dalam, anak, paru, bedah umum, gigi, dan klinik umum. Selain itu, fasilitas penunjang berupa radiologi, laboratorium, farmasi, dan gizi juga telah siap untuk memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.

Klinik ini didukung oleh 66 tenaga kesehatan dan non-kesehatan, sehingga mampu melayani masyarakat dari tujuh kecamatan di wilayah Parung dan Bogor Utara, yakni Parung, Gunung Sindur, Ciseeng, Tulurhalang, Bojonggede, Kemang, dan Rancabungur.

“Semoga peresmian KURI Parung diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keterjangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *