Festival Candi Bumi Ayu 2025 Spektakuler di PALI, Episentrum Budaya Lokal dan Ekonomi Kreatif

oleh -205 Dilihat

PALI – Bramastanews.com, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, bersiap menjadi pusat perhatian publik dengan digelarnya Festival Candi Bumi Ayu 2025, ajang budaya spektakuler yang bakal menjadi poros budaya dan ekonomi kreatif lokal.

Foto: Gedung Koleksi Kawasan Cagar Budaya Nasional Candi Bumi Ayu (Bm/dok).

Festival yang bakal di gelar pada 21 – 24 November 2025 mendatang akan dipusatkan di kompleks Cagar Budaya Nasional Candi Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, dan Stadiron. Gelora November Komplek Pertamina, Festival budaya itu biasanya diikuti 17 Kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Pemerintah Kabupaten PALI menyiapkan serangkaian kegiatan megah dan penuh warna, menghadirkan beragam agenda yang melibatkan partisipasi masyarakat luas, seperti penanaman pohon, lomba seni tari se-Sumsel, parade drumband, fashion show, mencanting batik, seminar wastra dan budaya, lomba band lokal, poundfit, hingga pesta kembang api yang akan menutup malam puncak dengan meriah.

BACA JUGA  Atlet Tenis Lapang NPCI Kabupaten Bekasi Berhasil Sumbang Emas pada Event PEPARDA VI JAWA BARAT 2022

Menambah semarak, sejumlah artis dijadwalkan tampil di panggung utama, di antaranya Ndar Boy, Batas Senja, Ghea Indrawari, dan Saynora Music, yang siap menggoyang ribuan penonton.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten PALI, melalui Kabid Kebudayaan, Siska Akhira, SH., menjelaskan, Festival Candi Bumi Ayu merupakan bagian dari visi, misi, dan program kerja Bupati Asgianto dan Wakil Bupati Iwan Tuaji.

“Ini adalah langkah konkret pemerintah daerah untuk menjadikan PALI sebagai pusat kegiatan budaya, sejarah, kegiatan akan melibatkan para pelajar, seniman lokal dan UMKM untuk mendorong kemajuan ekonomi kreatif,” ujarnya (2/11/25).

BACA JUGA  H. Darissalam Tinjau Jalan Rusak Viral di Sukatani, Pastikan Jadi Prioritas Perbaikan

Siska menjelaskan, Selain menjadi ajang promosi budaya, kegiatan ini juga diharapkan membawa berkah ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bumi Serepat Serasan.

Lebih jauh, pemerhati budaya lokal mengungkapkan bahwa adanya festival ini juga diharapakan  memberikan dampak ekonomi langsung bagi sektor jasa dan usaha kecil, mulai dari rumah makan, penginapan atau hotel, hingga pedagang kaki lima dan penyedia jasa transportasi lokal. Aktivitas ekonomi masyarakat diprediksi akan  meningkat selama penyelenggaraan berlangsung.

“Festival Candi Bumi Ayu bukan hanya panggung budaya, tetapi juga momentum perputaran ekonomi lokal. Kehadiran ribuan pengunjung tentu menjadi peluang besar bagi pelaku usaha di  PALI untuk tumbuh bersama,” katanya.

BACA JUGA  Puskesmas Cipayung Berikan Pelayanan Kesehatan Maksimal Bagi Masyarakat Terdampak Banjir

Kegiatan yang juga masuk dalam  25 Program Strategis Nasional di bidang pariwisata dan kebudayaan itu, juga akan mampu mendorong penguatan kolaborasi antardaerah dalam mengembangkan potensi wisata berbasis sejarah dan kearifan lokal.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, provinsi, dan partisipasi aktif masyarakat, Festival Candi Bumi Ayu 2025 diyakini bakal menjadi magnet baru pariwisata Sumatera Selatan, sekaligus mempertegas posisi Candi Bumi Ayu pasca ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional yang terletak Kabupaten PALI sebagai  situs budaya yang berakar kuat pada sejarah. (Bm/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *