Marak Pembangunan Berkualitas Buruk, Dua Pemimpin Purwakarta Turun Tangan, Akankah Berikan Perubahan?
Purwakarta // Bramastanews_Publik Purwakarta dipertontonkan dengan unggahan video Bupati Om Zein dan Wakil Bupati, Abang Ijo Hapidin yang kerap lakukan kunjungan ke beberapa lokasi pembangunan.
Kunjungan yang dilakukan Bupati dan Wabup tersebut kerap terlihat menyasar lokasi pembangunan bermasalah, yang dilaksanakan dengan gunakan material under spec atau berkualitas rendah.
Seperti diketahui, pembangunan jalan dan drainase merupakan dua kegiatan yang terlihat sering mendapat sorotan dari kedua pemimpin Purwakarta ini.
Ditemukannya beberapa kegiatan pembangunan yang dianggap bermasalah, dimana kualitasnya terbukti dibawah standar, bahkan cenderung buruk, tuai sorotan tajam dari publik Purwakarta.
Bagaimana bisa terjadi, bagaimana dengan pengawasan yang dilakukan, mengapa bisa marak terjadi, kemana saja konsutan pengawas, bagaimana dengan monitoring yang dilakukan pihak Dinas.
Berdasarkan data yang dimiliki awak media, peristiwa buruknya kualitas hasil pembangunan dari kegiatan yang bersumber dari kegiatan Dinas di Purwakarta terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Temuan beberapa pesoalan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang diperoleh Bupati beserta Wabup Purwakarta tak lebih dari aktivitas berulang yang terus terjadi.
Mirisnya, persoalan tersebut nampak seolah hal biasa yang lumrah terjadi.
Padahal pembangunan tersebut direncanakan, dilaksanakan juga diawasi pihak-pihak dengan personil yang tersertifikasi, hasil seleksi dari proses yang dilaksanakan sebelumnya.
Buruknya kualitas pekerjaan diketahui disebabkan beberapa faktor diantaranya penggunaan material dengan kualitas dibawah standar, sehingga hal tersebut berdampak besar terhadap hasil pembangunan.
Lantas apa tindakan nyata yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati melihat kondisi secara langsung pelaksanaan pembangunan yang dikerjakan asal-asalan.
Akankah pejabat-pejabat terkait di lingungan Dinas di Purwakarta dapatkan sanksi tegas dari Bupati pasca beberapa pelaksanaannya terbukti tidak sesuai spek bahkan cenderung buruk.
(red)











