Tak jadi Berangkat dan Dianggap Melapor, Sponsor Asal Sukatani Damprat calon TKW Dipasar jam 3 Pagi
PURWAKARTA // Bramastanews.com_Buntut tak jadi berangkat, seorang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Plered bernama Kokom (42) didatangi sponsor bernama Aminah.
Menurut keterangan yang diperoleh, kedatangan Aminah terjadi pada pagi dinihari sekira jam 3:00 wib.
“Dia datangi saya ke pasar dan marah-marah dihadapan banyak orang, dia (Aminah) juga memvideokan peristiwa itu. Saat itu dia datang bersama seorang laki-laki,” ungkap Kokom pada Rabu siang (22/1/2025).
Lebih lanjut Kokom juga sampaikan bila kedatangan Aminah saat itu buat dirinya ketakutan, nada bicara yang digunakan oleh wanita asal Sukatani itu keras dan terkesan mengintimidasi dirinya.
Atas perbuatan Aminah tersebut Kokom mengaku malu sebab tindakan tersebut dilakukan dihadapan banyak orang.
Sementara saat dihubungi pada Sabtu (25/1/2025) melalui nomor kontak selulernya, terkait peristiwa tersebut Aminah mengatakan,
“Saya datang ke Kokom hanya menanyakan kamu ada masalah apa sampai melaporkan. Kan Kamu sudah menghilang, dan yang rugi saya. Ini ada unsur apa, kamu (Kokom) yang maksa waktu mau proses. Kok sekarang malah kayak gini, ada apa sebenarnya,” ujar Aminah.
Lebih lanjut Aminah juga sampaikan bila saat itu Kokom (calon TKW) tak bisa jawab pertanyaannya.
Kegiatan Aminah dalam merekrut calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) diduga unprosedural atau ilegal dikatakan beberapa narasumber diketahui terpantau sudah lama berlangsung.
Meski calon PMI atau TKW asal Plered tersebut tak jadi berangkat, patut diduga calon tenaga kerja luar negeri yang direkrutnya bukan cuma satu orang.
Sehingga tidak menutup kemungkinan dirinya telah banyak berangkatkan calon PMI ke luar negeri tujuan Timur Tengah yang ditengarai ilegal.
Editor: Gunawan