,

Banyak Hasil Pembangunan Berkualitas Buruk, PJ Bupati Layak Ganti KADIS PUPR Purwakarta 

oleh -136 Dilihat
oleh

PURWAKARTA || Bramastanews.com

Banyaknya hasil pembangunan yang bermasalah dari Kegiatan Dinas PUPR, PJ Bupati Purwakarta dinilai layak dan sudah saatnya berikan tindakan kepada Kepala Dinas PUPR yang saat ini dijabat Riyan Oktavie.

Hal itu disampaikan Agus Yasin, yang dikenal sebagai pengamat kebijakan publik di Purwakarta pada 21/5/2024 kepada awak media, menurutnya,

Agus M Yasin, pengamat kebijakan publik.

Hasil pembangunan dari Dinas PU Purwakarta ternyata banyak sekali yang bermasalah, diantara permasalahannya antaralain, cepat rusaknya hasil pembangunan, banyaknya temuan hasil pekerjaan yang ditengarai tidak sesuai kualitas maupun kuantitas, sehingga berakibat cepat rusaknya hasil pembangunan tersebut, kemana saja Kadis PU selama ini, seharusnya sebagai pejabat tertinggi di OPD, dia bisa lakukan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan, agar target serta sasarannya tercapai, yang kami lihat selama ini Kadis PU terkesan tidak respon terhadap informasi, baik informasi dari masyarakat maupun dari pemberitaan awak media, alih-alih berusaha tingkatkan kinerja, dirinya malah berusaha untuk menutupi kinerja buruknya dengan menawarkan sejumlah uang kepada salah satu wartawan, seperti yang saat ini diberitakan di media mitrahukumbhayangkara.com, kan bukan begitu cara membawa OPD yang baik,” ungkapnya.

“Saya menduga ada sesuatu yang tak beres jika pelaksanaannya seperti ini, di duga para pihak bermain dan saling menutupi satu sama lain, baik Penyedia Jasa , Konsultan Pengawas, juga PPK dan PA, kalau seperti ini harus ditindaklanjuti dengan serius, PJ Bupati sepertinya sudah saatnya untuk pindahkan Kadis PU saat ini, dan menggantinya dengan yang memiliki integritas serta rekam jejak yang baik,” tambahnya kemudian.

Seperti diketahui, persoalan demi persoalan di tubuh PUPR Purwakarta telah lama terjadi, seperti halnya kualitas hasil pembangunan Gedung Kantor Dinas Lingkungan Hidup yang dibangun di TA 2022 lalu dimana struktur betonnya rapuh, kemudian Pembangunan jaringan irigasi yang gunakan material tak layak, sebab bahan materialnya diambil dari sungai, belum lagi pekerjaan peningkatan jalan di di ruas jalan Nangewer-Pasirangin yang baru selesai dikerjakan satu bulan, namun sudah rusak kembali, sehingga anggota DPRD Purwakarta, Hidayat, sampai datang ke lokasi untuk lakukan survei, dan menurut keterangannya,

Ketebalan hotmix nya cuma satu centimeter, pantesan cepat rusak”

bersambung….

(Gun)