Seminar Kebangsaan Bazzar UMKM dan Penanaman 5 Ribu Pohon Resmi di Tutup Dan di Lanjut Festival Band Menjelang Tahun Baru 2024 di Pasar Kobak Lompong

oleh -188 Dilihat

KABUPATEN BEKASI || Meriahnya acara Seminar Kebangsaan Bazzar UMKM Dan Penanaman 5000 pohon di pasar kobak lompong, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, yang di gelar oleh KADIN Kabupaten Bekasi dalam regleksi akhir tahun sampai pada puncak acara.

 

Nasep Iskandar yang akrab di panggil Bung Ken selalu wakil ketua KADIN Kab. Bekasi mengatakan, bahwa hari ini merupakan hari penutupan Bazzar UMKM di Pasar Kobak Lompong, ada pun acara berlanjut dengan festival band yang di gelar dari pengelola pasar kobak lomponh sendiri.

BACA JUGA  Lari Pagi, Jaga Fisik Brimob Kalbar Jaga Kamtibmas Dengan Prima

 

“Penutupan Bazzar UMKM ditutup dengan acara demo masak cooking clas yang langsung dihadirkan oleh chef salah satu resto di Kabupaten Bekasi, kemudian juga berbagai dengan pembagian door prize sebagai hiburan tambahan.” Terangnya Selasa (26/12/2023).

Demo Masak dan Pembagian Door prize
Demo Masak Dan Pembagian Door prize pada acara Bazzar UMKM di pasar kobak lompong

Masih kata Nasep Iskandar atau sering di sapa akrabnya Bung Ken, adapun acara berlangsung sampai akhir tahun 2023 ini kami Kadin Kabupaten Bekasi mensupport pengelola pasar kobak lompong dari segi logistik saja.

 

Acara dilanjutkan kembali dengan hasil musyawarah bersama, untuk menjelang akhir tahun pasar kobak lompong menggelar festival band khususnya untuk kaula-muda yang memiliki potensi wilayah Kecamatan Karang Bahagia.

BACA JUGA  Test Wawancara Tentukan Hasil Akhir Proses Perekrutan PPK

 

“Semoga acara festival band yang akan di gelar di pasar kobak lompong menjadi ajang silaturahmi bagi para kaum pemuda secara fositif dan menampilkan kreativitas bagi para pecinta musik yang ada di wilayah Kecamatan Karang Bahagia.” Ujarnya.

 

Nasep Iskandar juga berharap, dengan usainya acara Bazaar UMKM di pasar Kobak Lompong ini mendapatkan hal positif dari masyarakat, demi mendongkraknya ekonomi dan rasa cinta terhadap produk produk lokal yang harus menjadi kebanggaan kita sendiri.”

 

Reporter : (Latif)