7 Agustus 2026
Ketua DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Kuningan, Hj. Nurhayati, menegaskan komitmennya mendorong pemberdayaan perempuan dan pelaku UMKM di Jawa Barat. Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri rangkaian acara “HARMONI Wastra Nusantara Pameran Batik Nusantara” di Gedung Graha Manggala Siliwangi, Jl. Aceh Bandung, 7-9 Agustus 2026.
Hj. Nurhayati juga dikenal sebagai pemilik Mayang Catering, salah satu perusahaan katering terbesar di wilayah Ciayumajakuning, meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Kehadirannya mewakili pengusaha perempuan Kuningan menjadi bukti keterlibatan UMKM daerah di panggung provinsi.

“Acara seperti HARMONI Wastra Nusantara ini menjadi ruang penting bagi kami. Selain mempromosikan produk, ini juga ajang memperluas jaringan dan meningkatkan kapasitas usaha pelaku UMKM,” ujarnya.
Di IWAPI Kuningan, ia memimpin 4 program utama. Yaitu pemberdayaan perempuan pelaku UMKM, peningkatan ekonomi keluarga, pelatihan keterampilan dan manajemen bisnis, serta kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Kuningan.
Selama 3 hari kegiatan, HARMONI Wastra Nusantara juga diramaikan seminar nasional. Narasumber yang hadir di antaranya Wakil Menteri Desa dan Profesor Rok Mindaruri. Seminar juga di meriahkan dengan lomba Tumpeng dan Paduan Suara yang di selenggarakan oleh DPD Jabar. berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
Hj. Nurhayati menambahkan bahwa”Dalam Kegiatan IWAPI yang di selenggarakan di Bandung dari Kabupaten Kuningan ” Alhamdullillah meraih juara Lomba Paduan Suara walaupun dengan waktu yang sangat terbatas tetapi Ibu-ibu Anggota Kami tetap semangat, ” Ujarnya.
Mengusung tema transformasi, IWAPI Kuningan berupaya mendorong kontribusi maksimal kader dan alumni HMI di berbagai daerah di Jawa Barat. Tujuannya agar mereka mampu mentransformasikan program dan baktinya untuk pembangunan Jabar sesuai visi “Jawa Barat Istimewa”.
Hj. Nurhayati mencontohkan capaian alumni HMI di Jabar. Di antaranya kerja sama sektor pertanian di wilayah Pantura Cirebon bersama IPB, serta sejumlah kader yang mendapat penghargaan dan kepercayaan pemerintah untuk menduduki jabatan strategis.
“Program yang sudah diraih cukup banyak. Ada di pertanian, UMKM, hingga pengabdian di pemerintahan. Ini bukti bahwa alumni punya potensi besar untuk berkontribusi nyata,” jelasnya.
Ke depan, ia berharap rekomendasi yang muncul dari kegiatan ini bisa menjadi rujukan bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dengan begitu, program yang dijalankan selaras dengan upaya pencapaian visi pembangunan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam pesannya, Hj. Nurhayati mengajak alumni HMI di Jabar untuk menjaga kekompakan dan silaturahmi. “Terus tingkatkan gagasan ke depan. Peran kami ada dua: mendukung pengkaderan HMI dan mengembangkan alumni, serta berkontribusi besar dalam pembangunan Jabar,” pesannya.
Ia juga menyoroti potensi besar UMKM dari kalangan alumni. Buktinya, bazar UMKM dalam HARMONI Wastra Nusantara diikuti seluruhnya oleh kader dan alumni HMI. “Keterbatasan tempat saja yang bikin banyak yang tidak bisa ikut daftar. Ini bukti potensi UMKM alumni luar biasa,” pungkas Hj. Nurhayati.
*nengsih*











