MUARA ENIM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Muara Enim, Edison, Senin (8/6/2026). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 10 orang yang terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan pihak swasta.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan sepuluh orang yang diamankan berasal dari wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan.
“Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim, salah satunya Bupati. Kemudian lima orang lainnya dari pihak swasta,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (8/6/2026).
Menurut Budi, tim KPK saat ini masih melakukan serangkaian kegiatan di lapangan untuk mendalami perkara yang sedang ditangani.
“Tim masih di lapangan, kami akan update kembali perkembangannya,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK juga melakukan penyegelan sejumlah ruangan di Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.
Beberapa ruangan yang disegel antara lain ruang Sub Koordinator Perencanaan dan ruang Sekretaris. Kedua ruangan tersebut terlihat tertutup rapat dengan segel KPK pada dinding kaca yang mengelilingi ruangan.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengungkap perkara yang melatarbelakangi operasi tangkap tangan tersebut.











