Heboh! Penemuan Sepasang Benda BDCB Bercorak Keemasan Oleh Pekerja Buruh Sawit di Kabupaten PALI

oleh -552 Dilihat
Oplus_131072

PALI — Penemuan sepasang benda yang diduga merupakan benda cagar budaya berbahan emas menghebohkan warga di Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, pada Senin (10/3/2026).

Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang buruh perkebunan kelapa sawit saat sedang bekerja di area kebun. Saat ditemukan, benda itu tampak berwarna keemasan dengan bentuk menyerupai mahkota serta dihiasi butiran yang menyerupai mutiara.

Dari bentuk dan ornamen yang terlihat, benda tersebut diduga memiliki kemiripan dengan atribut perhiasan atau mahkota yang identik dengan simbol budaya Buddha.

BACA JUGA  Soal Pernyataan Mendes "Wartawan Bodreks", Pewarna: Semua Pihak Harus Memahami Fungsi Jurnalis

Menurut keterangan salah satu warga setempat, penemuan tersebut bukanlah kejadian pertama di lokasi tersebut.

Sekitar tiga bulan lalu, di area yang sama juga pernah ditemukan benda yang diduga benda kuno berbahan emas, meskipun dengan bentuk yang berbeda dari temuan terbaru ini.

“Sekitar tiga bulan lalu juga pernah ditemukan benda lama di lokasi itu. Bahannya juga diduga emas, tapi bentuknya berbeda dengan yang sekarang,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Secara historis, wilayah Kecamatan Abab memang dikenal sebagai salah satu kawasan yang kerap menjadi lokasi temuan benda-benda kuno.

BACA JUGA  Kunjungi Masyarakat Desa Modong, Bupati PALI Berdialog Dengan Petani dan Tinjau Langsatan Di Sungai Lematang.

Berdasarkan catatan serta cerita masyarakat setempat, sejumlah artefak bersejarah pernah ditemukan di wilayah ini.

Temuan tersebut antara lain berupa ribuan porselen kuno, keris, perhiasan emas, hingga batu giok yang diduga merupakan peninggalan masa lampau.

Benda-benda tersebut diyakini berkaitan dengan aktivitas perdagangan maupun peradaban kerajaan Sriwijaya yang pernah berkembang di kawasan Sumatera bagian selatan.

Sejumlah kalangan menilai, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa wilayah Abab memiliki potensi besar sebagai kawasan dengan jejak sejarah yang kuat.

Namun hingga kini, sebagian besar temuan masih bersifat sporadis dan belum seluruhnya terdokumentasi secara ilmiah.

BACA JUGA  Viral! Rumah Crazy Rich Asal Tulung Selapan OKI Digeledah Tim Gabungan BNN, Diduga Terlibat Aliran Dana Jaringan Narkoba

Sementara itu, terkait temuan terbaru di Desa Prambatan, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai keaslian, usia, maupun nilai historis dari benda tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keaslian temuan benda tersebut. (Red/Bm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *