,

Pengelolaan Bumdesma Kecamatan Plered Minim Transparansi Hingga Tuai Kecurigaan, Laporan Keuangan Tak Jelas

oleh -90 Dilihat
oleh

Pengelolaan Bumdesma Kecamatan Plered Minim Transparansi Hingga Tuai Kecurigaan, Laporan Keuangan Tak Jelas

Purwakarta // Bramastanews_Pengelolaan dana Bumdesma di Kecamatan Plered, kini hangat jadi bahan perbincangan beberapa kalangan.

Pengelolaan anggaran senilai Rp750 juta yang berasal dari belasan desa di Kecamatan Plered tersebut, dinilai tidak jelas sebab minim transparansi.

BACA JUGA  Ratusan Juta Dana Desa Diduga Terbuang Percuma di Program Ternak Ikan Bumdes, Siapa Bertanggungjawab?

Terkait persoalan tersebut, beberapa narasumber sampaikan hal serupa, pengelolaan Bumdesma yang dipimpin Sarif, warga asal Desa Gandasoli, minim transparansi serta dianggap tak jelas.

Beberapa Desa yang bertindak sebagai investor, bahkan dikabarkan tak mendapatkan laporan pengelolaan dana yang mereka investasikan.

Sehingga tak mengetahui secara jelas pengelolaannya seperti diantaranya, bidang usaha, aset Bumdesma, perputaran keuangan, serta laporan resmi yang selayaknya diperoleh secara berkala.

BACA JUGA  Usai Para Kades Berdemo, Presiden Prabowo Instruksikan Audit Menyeluruh Dana Desa

Menurut informasi yang diperoleh, dana Bumdesma tersebut saat ini berjumlah sebesar Rp 750 juta.

Sayangnya, dari jumlah tersebut terdapat “bidang usaha lainnya” yang dikelola langsung oleh sang Direktur Bumdesma senilai Rp 250 juta. Sayangnya, hingga saat ini tak jelas pelaporannya,” ujar narasumber.

Dana Rp 250 juta yang dikelola Direktur Bumdesma tersebut digunakan usaha Pangkalan Gas LPG 3kg, usaha penyediaan beras, serta pembelian kendaraan operasional jenis pickup yang saat ini dikabarkan malah berstatus gadai bukan hasil beli.

Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk buka Pangkalan LPG 3kg sebesar Rp 120 juta, dinilai terlalu tinggi.

BACA JUGA  Kantor Kementerian Kehutanan Digeledah Kejagung Terkait Kasus Korupsi Tambang Nikel Konawe Utara

Hingga hal itu munculkan kecurigaan beberapa pihak.

Belum lagi tak jelasnya sistem pelaporan keuangan yang seharusnya disampaikan secara terbuka dan berkala, membuat kecurigaan beberapa investor dikabarkan makin menguat.

Saat dihubungi awak media melalui kontak selulernya pada Selasa (13/1/2025), Sarif, sang Direktur Bumdesma kepada awak media sampaikan akan berikan penjelasan perihal pengelolaan Bumdesma setelah dirinya selesai melaksanakan shalat.

BACA JUGA  KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji

Sayangnya, penjelasan yang sempat dijanjikannya tersebut, tak kunjung disampaikannya.

Lantas, benarkah selama ini direktur Bumdesma kerap menghindar saat dipertanyakan soal laporan pengelolaan dana, seperti yang disampaikan beberapa narasumber…

Benarkah “bidang usaha lain” yang dikelola langsung direktur Bumdesma, tak jelas laporannya…

(red/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *