PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) secara resmi melakukan rebranding nama dan logo untuk produk yang selama ini dikelola bersama PT Pos Indonesia (Persero), yakni e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos. Langkah ini merupakan upaya strategis untuk menjaring lebih banyak generasi muda bertransaksi di aplikasi Bale by BTN melalui fitur cardless dengan memanfaatkan fasilitas Pos Indonesia yang tersebar hingga di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN memperkenalkan kembali produk tabungan e’Batarapos yang diluncurkan bersama Pos Indonesia pada 2005 dan telah berevolusi menjadi Tabungan BTN Pos, sebuah solusi berbasis teknologi untuk mengikuti perubahan zaman dan memudahkan masyarakat dalam bertransaksi perbankan.

Nixon mengatakan, fitur cardless menggantikan bentuk transaksi konvensional nasabah BTN di kantor pos yang mewajibkan mereka untuk membawa buku tabungan untuk melakukan transaksi. Di era digital yang menuntut kepraktisan, nasabah cukup menggunakan aplikasi Bale by BTN untuk bertransaksi di kantor pos di seluruh Indonesia.



“Pos Indonesia adalah salah satu mitra strategis yang mendukung BTN dalam transformasi pendanaan ritelnya untuk semakin menumbuhkan dana murah. BTN berupaya menjawab tantangan di era digital dengan solusi keuangan komprehensif sehingga BTN dapat menjadi bank transaksional sehari-hari yang mumpuni di sisi teknologi,” ungkap Nixon.

Untuk dapat bertransaksi menggunakan Bale by BTN di kantor pos, nasabah hanya perlu mengakses Bale by BTN dan memilih menu cardless serta lokasi transaksi, yakni Pos Indonesia. Selanjutnya, nasabah dapat memasukkan nominal transaksi, yang kemudian diikuti kode token untuk nasabah. Kemudian, nasabah dapat datang langsung ke kantor pos dan melakukan transaksi setor atau penarikan tunai dengan menginformasikan kode token kepada petugas loket pos.
Sementara itu, logo Tabungan BTN Pos memiliki filosofi transformasi menuju babak baru yang lebih modern melalui sinergi dua instansi yang tepat sasaran. Penulisan dua huruf yang sejajar menandakan kedudukan dua instansi yang setara dalam membangun kerja sama jangka panjang.
Selain itu, BTN dan Pos Indonesia juga meluncurkan desain baru untuk buku tabungan dan kartu debit Tabungan BTN Pos dengan filosofi perpaduan warna dynamic blue BTN dan delft blue Pos Indonesia. Terdapat logo sayap berwarna oranye yang diambil dari warna dan logo identik Pos Indonesia yang merupakan burung merpati. Logo sayap tersebut melambangkan tagline kedua instansi yaitu melesat, sedangkan tekstur digital yang dibentuk dari titik dengan alur melengkung diambil dari filosofi peta kontur yang melambangkan ribuan titik layanan diseluruh pelosok indonesia didukung dengan perkembangan teknologi.
“Kami berharap dapat lebih banyak mengembangkan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produk dan layanan bersama Pos Indonesia, yang tidak hanya terbatas pada kerja sama di bidang funding. Dengan begitu, lebih banyak pelanggan Pos Indonesia yang dapat menikmati solusi keuangan yang ditawarkan BTN,” ujar Nixon.
Untuk memperkenalkan rebranding tersebut, BTN dan Pos Indonesia menggelar acara BTN x PosIND Festival 2026 di Kantor Pos Jakarta Lapangan Banteng dan Kantor Pos Graha Pos Bandung yang diadakan pada 5 Januari hingga 9 Januari 2026. Dalam event tersebut, masyarakat dapat menjadi nasabah Tabungan BTN Pos dengan menyimpan dana di BTN melalui transaksi menggunakan Bale by BTN di kantor pos.
Untuk pembukaan rekening dan aktivasi Bale by BTN, nasabah akan mendapatkan banyak benefit, contohnya Bale Poin hingga Rp350.000 plus souvenir, special price meals serba Rp10 ribu di merchant fast food, serta kopi seharga Rp1.
*nengsih*











