,

Paspor Milik PMI Keluaran Imigrasi Bogor tak Sesuai Data KTP, Kok Bisa?

oleh -160 Dilihat
oleh

Paspor Milik PMI Keluaran Imigrasi Bogor tak Sesuai Data KTP, Kok Bisa?

BOGOR  // Bramastanews.com_Data paspor milik seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Rohana, asal Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa tenggara Barat, diketahui tak sesuai data kependudukan miliknya.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun awak media, Rohana saat ini diketahui berada di negara Timur Tengah.

BACA JUGA  P3MI yang Gagal Jemput Calon PMI Sebut Ditipu Oknum Sponsor Asal Plered

Diduga Rohana direkrut dan diberangkatkan pihak pemroses melalui jalur unprosedural atau illegal oleh pihak pemroses.

Guna mendapatkan informasi, awak media kunjungi kantor imigrasi kota Bogor pada Selasa (25/2/2025), sayangnya pejabat di kantor imigrasi tersebut dikatakan petugas keamanan sedang berdinas di luar, sehingga upaya pencarian informasi yang dilakukan saat itu tak membuahkan hasil.

BACA JUGA  PMI Ilegal Rekrutan PT PTM Mengaku Dianiaya Majikan, Ormas Garuda Bakal Layangkan Surat Somasi Pasal TPPO

Berdasarkan informasi yang disampaikan Posko Peduli PMI kepada awak media,

“Rohana sampaikan permohonan bantuan kepada pihak kita minta dipulangkan ke tanah air. Namun ketika datanya kita cek, ternyata muncul ketidaksesuai isi data paspor dengan KTP miliknya. Sehingga pada hari ini kami bersama tim kuasa hukum mendatangi kantor Imigrasi kota Bogor untuk pertanyakan temuan tersebut. Sayangnya pejabatnya saat itu dikatakan sedang berdinas di luar kantor, sehingga kita belum bisa bertemu dengan mereka,” ujar pria yang akrab disapa Asep M.

BACA JUGA  "Aktivis Peduli Pekerja Migran" Berhasil Gagalkan Pemberangkatan Enam Calon PMI Ilegal di Bandara Soekarno-Hatta

“Kita sudah sampaikan permohonan kepada pihak imigrasi untuk dapat bertemu, namun sampai saat ini belum ada kabar,” tambahnya kemudian.

“Kemungkinan kita akan menempuh langkah selanjutnya agar mendapatkan titik terang dari persoalan yang saat ini sedang kita tangani.

“Kami menduga ada sesuatu di sistem Imigrasi, padahal salah satu fungsi Imigrasi dalam hal TPPO ialah pencegahan, kenapa Rohana bisa berangkat ke luar negeri tanpa ada hambatan berarti,” pungkasnya.

(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *