Guna meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi meluncurkan program sertifikasi bagi pekerja konstruksi yang belum memiliki sertifikat resmi.
Program ini diperuntukkan khusus bagi warga Cimahi, tanpa memandang pengalaman kerja mereka sebelumnya.
Kepala DPUPR Cimahi, Wilman Sugiansyah, menjelaskan bahwa program ini selaras dengan visi pemerintah kota dalam menciptakan 10 ribu sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja.
“Kami ingin memastikan bahwa tenaga kerja konstruksi di Cimahi memiliki kompetensi yang diakui. Dengan sertifikasi ini, mereka akan lebih siap bersaing di dunia kerja, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujar Wilman usai menghadiri Forum Perangkat Daerah (FPD) di Mal Pelayanan Publik Cimahi, Kamis (20/02/25).
Hadirkan
Selain keterampilan teknis, peserta juga akan mendapatkan pelatihan tentang keselamatan kerja guna meningkatkan kesadaran dan kesiapan mereka di lapangan.
“Banyak pekerja konstruksi yang belum memahami aspek keselamatan kerja secara menyeluruh. Melalui program ini, mereka akan dibekali pengetahuan agar lebih siap menghadapi tantangan di dunia konstruksi,” tambahnya.
DPUPR Cimahi menargetkan sertifikasi bagi 100 tenaga kerja pada tahap awal program ini, dengan harapan jumlahnya dapat terus bertambah di masa mendatang sesuai dengan ketersediaan anggaran dan kebutuhan tenaga kerja di sektor konstruksi.
“nengsih*